TribunJabar/

Kesehatan

Mengenal 8 Gejala Penyakit Low Vision

Low vision (lovi) merupakan kedaan di mana mata tidak mampu untuk berfungsi normal dengan berkurangnya . . .

Mengenal 8 Gejala Penyakit Low Vision
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yongky Yulius

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Low vision merupakan satu di antara sekian banyak penyakit yang menganggu penglihatan.

Berdasarkan pada keterangan tertulis dari Syamsi Dhuha Foundation, low vision (lovi) merupakan kedaan di mana mata tidak mampu untuk berfungsi normal dengan berkurangnya tajam penglihatan dan lapang pandang, yang menetap setelah melalui tindakan pengobatan dan atau operasi yang maksimal.

Adapun penyebab dari lovi antara lain adalah glaukoma, katarak, bawaan lahir, diabetes, darah tinggi, tumor, infeksi, kekurangan vitamin A, trauma tumpul dan tajam, serta efek samping obat tertentu.

Laila Panchasari, Manajer dari Syamsi Dhuha Foundation (SDF) LSM nirlaba peduli lupus dan lovi, kepada Tribun Jabar, Rabu (12/7/2017), di lokasi yayasan SDF, di Jalan Insinyur H Juanda nomor 339 komplek DDK nomor satu, Bandung, mengatakan jika penyakit lovi mengurangi kualitas hidup.

"Lovi ini banyak pengidapnya. Selain mengurangi kualitas hidup, lovi juga mengurangi produktivitas seseorang," ujar Laila Panchasari.

Rupanya, sebagai masyarakat awam, kita juga bisa mengenali gejala lovi.


Bila Anda menemukan gejala lovi pada siapapun, termasuk diri Anda sendiri, baiknya segera periksakan ke dokter spesialis mata terdekat.

Adapun gejalanya adalah:

1. Membaca dan menulis dengan jarak yang sangat dekat.

2. Menonton televisi jarak dekat.

3. Kesulitan mengenali wajah.

4. Kesulitan mengenali makanan di piring.

5. Kesulitan membedakan warna.

6. Sering tersandung bila berjalan.

7. Kesulitan menaiki tangga.

8. Kesulitan berjalan sendiri di tempat asing. (*)

Penulis: Yongky Yulius
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help