TribunJabar/

Jumlah Pendonor Darah Turun 90 Persen Selama Bulan Puasa

Saat puasa dan awal Lebaran, PMI kota Bandung sedikit kesulitan mendapatkan darah dari donor sukarela.

Jumlah Pendonor Darah Turun 90 Persen Selama Bulan Puasa
TRIBUN JABAR/Daniel Andreand Damanik
Pendonor darah sedang mengisi formulir pendaftaran di Kantor PMI Kota Bandung (4/7/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Daniel Andreand Damanik

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Selama bulan puasa 2017, donor darah sukarela di Kota Bandung menurun hingga 90 persen.

Kepala Seksi Rekruitmen Donor Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bandung, Habibi mengatakan pendonor banyak menunda selama bulan Juni dan Juli.

"Selama puasa donor sukarela menurun. Dampaknya, setelah Lebaran donor sukarela memadati PMI Kota Bandung," kata Habibi di Kantor PMI Kota Bandung, Selasa (4/7/2017).

Saat puasa dan awal Lebaran, PMI kota Bandung sedikit kesulitan mendapatkan darah dari donor sukarela.

Namun Lebaran H+3, banyak donor sukarela yang mengantre untuk menyumbangkan darahnya.

Seusai mudik, donor sukarela yang sudah rutin penyumbangkan darah, mendatangi PMI untuk donor.

"Selain bertemu keluarga saat mudik, juga melakukan donor di sini," ujar Habibi.

Kantor PMI sama seperti rumah sakit, tidak mendapatkan cuti saat libur Lebaran.

Kebutuhan darah di Kota Bandung menurut Habibi sangat tinggi.

Hal ini merupakan dampak banyaknya jumlah rumah sakit di Kota Bandung.

Sekira 60 persen darah, sudah pasti akan didistribusikan ke rumah sakit yang ada di Kota Bandung.

Kebutuhan darah, itu sesuai dan tergantung dari jumlah rumah sakit di suatu daerah. (*)

Penulis: Daniel Andreand Damanik
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help