TribunJabar/

Pantai Cijeruk Telan Korban

Satu Korban Tenggelam di Pantai Cijeruk Ditemukan, Tim SAR Terusakan Pencarian

Korban kami temukan di daerah Pantai Peledakan atau tiga kilometer arah barat dari lokasi kejadian.

Satu Korban Tenggelam di Pantai Cijeruk Ditemukan, Tim SAR Terusakan Pencarian
M. Syarif Abdusalam
Ilustrasi

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNJABAR.CO.ID, GARUT - Satu korban tenggelam di Pantai Cijeruk, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut ditemukan tim SAR gabungan pada Senin (26/6/2017) malam. Tim SAR pun masih mencari satu korban lainnya. Korban terseret arus juga menimpa dua warga Kabupaten Bandung.

Kepala Basarnas Jawa Barat, Slamet Riyadi, menuturkan korban yang ditemukan yakni atas nama Nandang (14), warga Pakuwon, Kecamatan Cisurupan, Garut. Korban yang sudah meninggal dunia itu ditemukan tim SAR pukul 23.00.

"Korban kami temukan di daerah Pantai Peledakan atau tiga kilometer arah barat dari lokasi kejadian. Korban lalu dievakuasi ke Puskesmas Cibalong," ucap Riyadi melalui pesan singkat, Selasa (27/6/2017).

Satu korban lainnya atas nama Rijal (15), warga Desa Wanamekar, Kecamatan Wanaraja, Garut hingga kini masih dalam pencarian. Tim melakukan penyisiran di sepanjang pantai dan menggunakan kapal untuk pencarian di laut.

Selain di Pantai Cijeruk, tambah dia, tim SAR gabungan juga melakukan pencarian dua korban terseret arus di Pantai Ciseureuh, Desa Karangwangi, Kecamatan Mekarmukti, Garut. Keduanya merupakan warga dari Kabupaten Bandung yang tengah berlibur ke kawasan pantai.

Korban yang terseret yakni Naluri Irama (25), warga Kampung Lambow, RT 4/8, Desa Cigeulang, Kecamatan Ciparay dan Aji (15), warga Kampung Ciparia, Kecamatan Baleendah. Kedua korban bersama empat orang lainnya tengah berenang di pantai. Padahal di kawasan tersebut tak diperuntukan sebagai lokasi berenang.

"Empat orang lainnya berhasil selamat. Sedangkan kedua korban terbawa arus. Korban diketahui terseret oleh saudaranya," ujarnya.

Pihaknya pun berkali-kali mengimbau agar para wisatawan yang mengunjungi objek wisata pantai di kawasan selatan untuk tak berenang. Ombak yang besar dan banyaknya palung sangat membahayakan para wisatawan jika tak mematuhi aturan. (wij)

Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help