TribunJabar/
Home »

Seleb

» Gosipi

Shyalimar Malik: Aku Telepon Sambil Nangis-nangis Sambil Tanya Apa Salah Aku

Saat ditinggalkan kembali, pemain film 'Gunung Kawi' ini mengatakan suaminya tidak menceraikannya, baik melalui ucapan atau pun melalui prosedur.

Shyalimar Malik: Aku Telepon Sambil Nangis-nangis Sambil Tanya Apa Salah Aku
Wartakotalive/Arie Puji Waluyo
Shyalimar Malik 

TRIBUNJABAR.CO.ID, JAKARTA - Selebritas Andi Khadijah Shyalimar Tahir alias Shyalimar Malik (25) mengaku ditinggal suaminya, HCR, pengusaha properti, saat dirinya sedang mengandung pada Januari 2016 lalu.

Eksklusif kepada Warta Kota, wanita yang akrab disapa Cima itu menjelaskan saat kandungannya berusia enam bulan, sang suami pergi begitu saja tanpa penjelasan.

Sedangkan anaknya, Ibrahim Malik, lahir pada 17 Oktober 2015. Tiga bulan Shyalimar tanpa didampingi sang suami.

"Jadi aku tidak cerai. Saat usia kandungan enam bulan, suami aku ninggalin aku sekitar akhir bulan Juli. Nah, saat aku melahirkan, suami aku dateng lagi," ungkap Shyalimar Malik saat ditemui di kawasan Senopati, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (17/6/2017) malam.

Cima mengatakan, saat suami meninggalkannya, ia mengetahui bahwa suaminya ingin menikah lagi dengan wanita lain. Karena mungkin ketahuan, suaminya pergi begitu saja dan datang saat cucu mantan Wakil Presiden Adam Malik itu sudah melahirkan.

"Suami aku datang karena mertua aku bantu proses persalinan. Dia itu kembali lagi selama tiga bulan. Ujungnya Januari 2016, dia meninggalkan aku lagi," ucapnya.

Saat ditinggalkan kembali, pemain film 'Gunung Kawi' ini mengatakan suaminya tidak menceraikannya, baik melalui ucapan atau pun melalui prosedur perceraian.

"Dia cuma bilang sudah enggak mau kenal sama aku lagi, lewat komunikasi aplikasi pesan. Aku telepon sambil nangis-nangis sambil tanya apa salah aku," jelasnya.

"Dia bilang udah enggak mau kenal aku lagi dan selalu cari kesalahan aku. Nah, setelah itu semua kontak aku diblok sama dia."

Lalu, suami Cima kembali lagi saat anaknya berusia satu tahun, atau tepatnya pada 17 Oktober 2016. Shyalimar berpikir ia bisa kembali rujuk dengan suaminya.

Tetapi yang ia dapat adalah kekecewaan lagi. Suaminya bahkan sempat tidak percaya bahwa Ibrahim Malik adalah putranya.

"Dia bilang 'oh ini anak papa'. Ya dia datang tidak bawa hadiah, saya terima. Kemudian satu minggu setelahnya datang lagi dia ajak pergi anak aku. Setelah itu ya tidak hubungin saya lagi," tuturnya.

 Setelah kejadian tersebut, meski sudah mendapatkan perlakuan yang tidak pantas dari saang suami, Cima mengaku belum bisa bangkit dari keterpurukannya.

"Aku belum bisa move on. Tapi aku tidak mau kembali lagi dengan suami aku, karena dia juga sudah menikah lagi. Sampai saya trauma dan berpikir 5-10 tahun ke depan tidak mau menikah lagi," papar Shyalimar Malik.

Menurut Shyalimar Malik, sang suami memiliki usaha bisnis properti. Selain itu, HCR tergabung dalam komunitas mobil mewah di Jakarta.(Warta Kota/ Arie Puji Waluyo)

Editor: Ravianto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help