TribunJabar/

Polisi: Terduga Teroris Pulang ke Indonesia Karena Kecewa Cuma Dapat Rp 600 Ribu per Bulan

Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung menjelaskan jika Sahrul diiming-imingi uang jutaan rupiah untuk berangkat ke Suriah.

Polisi: Terduga Teroris Pulang ke Indonesia Karena Kecewa Cuma Dapat Rp 600 Ribu per Bulan
tanjungpuratimes
Ilustrasi teroris 

Laporan Wartawan Surya, Benni Indo

TRIBUNJABAR.CO.ID, SINGOSARI - Sahrul Munif terduga teroris yang ditangkap Densus 88 di Singosari, Kabupaten Malang, merupakan bekas militan di Suriah.

Ia baru pulang dari Suriah sejak 2014 lalu. Keberangkatan Sahrul ke Suriah diduga karena faktor ekonomi.

Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung menjelaskan jika Sahrul diiming-imingi uang jutaan rupiah untuk berangkat ke Suriah.

Iming-iming itu hanya bualan karena janji mendapat uang jutaan rupiah nihil.

"Dia kecewa karena ternyata hanya dapat Rp 600 ribu per bulan," terang Yade kepada wartawan di lokasi penangkapan Sahrul pada Senin (19/6/2017).

Semenjak kepulangan Sahrul ke Indonesia, polisi terus mengintai pergerakannya.

Ujungnya polisi menangkap Sahrul di dekat rumahnya di Jalan Wijaya.

Saat berangkat ke Suriah jalur yang dilalui Sahrul adalah Malang-Surabaya-Jakarta-Turki lalu jalan ke Suriah bersama rombongan lainnya.(*)

Editor: Ravianto
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help