TribunJabar/

Petugas Kesehatan Cantik Ini Sering Digoda Sopir, Lihat Foto-foto Aktivitasnya di Terminal!

Mulya yang berprofesi sebagai bidan dengan telaten ikut memeriksa kesehatan sopir di Terminal Guntur.

Petugas Kesehatan Cantik Ini Sering Digoda Sopir, Lihat Foto-foto Aktivitasnya di Terminal!
Tribun Jabar/Firman Wijaksana
Mulya Mustika, petugas kesehatan Puskesmas Haurpanggung, Kecamatan Tarogong Kidul, Garut memeriksa kesehatan para sopir di Terminal Guntur, Garut, Senin (19/6/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNJABAR.CO.ID, GARUT - Musim mudik menjadi hari yang paling melelahkan bagi sejumlah petugas yang terlibat. Mulai dari aparat kepolisian, TNI, sampai petugas kesehatan membantu para pemudik agar lancar dalam melakukan perjalanan.

Salah satunya seperti yang dialami petugas kesehatan Puskesmas Haurpanggung, Kecamatan Tarogong Kidul, Garut, Mulya Mustika (27). Tahun ini merupakan kali kedua Mulya ikut membantu memberikan pelayanan kesehatan.

Mulya Mustika, petugas kesehatan Puskesmas Haurpanggung, Kecamatan Tarogong Kidul, Garut memeriksa kesehatan para sopir di Terminal Guntur, Garut, Senin (19/6/2017).
Mulya Mustika, petugas kesehatan Puskesmas Haurpanggung, Kecamatan Tarogong Kidul, Garut memeriksa kesehatan para sopir di Terminal Guntur, Garut, Senin (19/6/2017). (Tribun Jabar/Firman Wijaksana)

Di musim mudik, jam kerjanya pun dibagi menjadi tiga waktu. Yakni mulai pagi sejak pukul 08.00 sampai 14.00, lalu 14.00 sampai 20.00, dan jam 20.00 sampai 08.00. Mulya mengaku senang karena bisa membantu warga untuk melayani kesehatan.

"Capai sih enggak karena tak tiap hari tugasnya. Cuma dukanya kadang suka bentrok dengan acara pribadi," ujar ibu satu anak ini saat tengah memeriksa kesehatan sopir bus di Terminal Guntur, Senin (19/6/2017).

Wanita kelahiran Garut 7 Mei 1990 itu mengaku sangat menikmati pekerjaannya. Apalagi ia bisa membantu warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan di musim mudik.

"Kalau musim mudik sejak H-7 sampai H+7 lagi sibuk-sibuknya. Alhamdulillah suami juga ngerti dengan pekerjaan saya," katanya.

Mulya Mustika, petugas kesehatan Puskesmas Haurpanggung, Kecamatan Tarogong Kidul, Garut memeriksa kesehatan para sopir di Terminal Guntur, Garut, Senin (19/6/2017).
Mulya Mustika, petugas kesehatan Puskesmas Haurpanggung, Kecamatan Tarogong Kidul, Garut memeriksa kesehatan para sopir di Terminal Guntur, Garut, Senin (19/6/2017). (Tribun Jabar/Firman Wijaksana)

Mulya yang berprofesi sebagai bidan dengan telaten ikut memeriksa kesehatan sopir di Terminal Guntur. Ia tak sungkan untuk memberikan penjelasan tentang kesehatan para sopir.

"Kadang ada (sopir bus) yang suka bercanda saat diperiksa kesehatannya. Tapi enggak ditanggapi. Positif saja biar enggak terlalu tegang saat diperiksa," ujar alumni Akademi Kebidanan YPSDMI Garut.

Menunggu diakui Mulya menjadi hal yang paling mengesalkan dalam pekerjaannya. Tak setiap saat ada pemudik atau warga yang memeriksakan kesehatan.

Mulya Mustika, petugas kesehatan Puskesmas Haurpanggung, Kecamatan Tarogong Kidul, Garut memeriksa kesehatan para sopir di Terminal Guntur, Garut, Senin (19/6/2017).
Mulya Mustika, petugas kesehatan Puskesmas Haurpanggung, Kecamatan Tarogong Kidul, Garut memeriksa kesehatan para sopir di Terminal Guntur, Garut, Senin (19/6/2017). (Tribun Jabar/Firman Wijaksana)

"Di terminal kami juga buka posko kesehatan. Selain itu ada juga di Puskesmas Haurpanggung untuk cek kesehatan. Suka kesal saja kalau lagi enggak ada pekerjaan," ucapnya.

Saat hari raya Idulfitri, Mulya juga harus rela berlebaran di posko kesehatan. Walau hanya bisa sebentar bertemu dengan keluarganya.

"Sudah jadi tugas saya. Semua risikonya harus siap juga. Kalau iklas dijalani biasa saja," katanya. (wij)

Penulis: wij
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help