TribunJabar/

Abah Sule Bikin Palang Pintu Kereta Api Pakai Uang Sendiri Meski Harus Cicil

"Saya cicil sedikit-sedikit, mula-mula palangnya dahulu, kemudian baru mengumpulkan barang bekas untuk katrol," ujarnya.

Abah Sule Bikin Palang Pintu Kereta Api Pakai Uang Sendiri Meski Harus Cicil
Tribun Jabar/Seli Andina
Abah Sule (71) sedang menjaga perlintasan kereta api, Minggu (18/6/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG- Abah Sule (71) satu di antara sedikit orang yang memerhatikan keselamatan perjalanan kereta api.

Kakek asli Ciherang, Rancaekek, Bandung, ini berinisiatif membuat mesin katrol sederhana untuk dijadikan palang perlintasan kereta api di desanya.

Ketika ditemui Tribun Jabar di tempatnya menjaga palang perlintasan kereta, Minggu (18/6/2017), kakek ini sedang memutar katrolnya untuk menaikkan palang kayu.

"Ini (katrol) saya buat sendiri, dikira-kira cara membuatnya," ujarnya.

Katrol yang dibuatnya sederhana, hanya mengandalkan barang-barang bekas seadanya.

Abah Sule (71), penjaga palang perlintasan kereta api Ciherang, Rancaekek ketika ditemui Tribun Jabar (18/6/2017).
Abah Sule (71), penjaga palang perlintasan kereta api Ciherang, Rancaekek ketika ditemui Tribun Jabar (18/6/2017). (seli andina miranti/tribun jabar)

Barang-barang yang digunakan diantaranya tali tambang, gerigi sepeda, velg motor, dan pasak kayu kecil.

Tali tambang diikatkan pada kedua ujung pasak, sementara ujung tali yang lain diikatkan pada velg motor.

Velg motor terhubung dengan gerigi sepeda, di mana pasak kayu kecil dipasang ke pinggir gerigi.

Ketika gerigi diputar dengan menarik pasak, tali tambang ikut menurunkan palang pintu di kedua sisi rel.

Halaman
12
Penulis: Seli Andina Miranti
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help