TribunJabar/

Mapolsek Pameungpeuk Dilempar Bom Molotov, Pelaku Pakai Motor Matic

Pelaku menggunakan sepeda motor matic berwarna gelap, memakai jaket dan celana berwarna hitam

Mapolsek Pameungpeuk Dilempar Bom Molotov, Pelaku Pakai Motor Matic
Tribunjabar/Yudha Maulana
Mapolsek Pameungpeuk 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yudha Maulana

TRIBUNJABAR.CO.ID, PAMEUNGPEUK - Mapolsek Pameungpeuk, Kabupaten Bandung dilempari bom molotov oleh orang tak dikenal, Sabtu (10/6/2017) dini hari.

Saat ini, polisi masih mendalami dan mengejar pelaku yang diduga berjumlah dua orang itu.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus, mengatakan, bom molotov itu dilempar di bagian depan Mapolsek dan mengenai bagian belakang sepeda motor polisi yang diparkir disitu.

"Setelah itu pelaku melarikan diri ke arah Bandung," kata Yusri melalui pesan singkat, Sabtu (10/6/2017).

Baca: Kisah Sopir Bus Malam, Menduda Sudah Tiga Tahun Hingga Cerita Jalur Berbahaya di Pulau Jawa

Yusri mengatakan, hasil penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi mengidentifikasi pelaku menggunakan sepeda motor matic berwarna gelap, memakai jaket dan celana berwarna hitam, serta menggunakan tutup muka dan tidak memakai helm.

"Kita mengumpulkan barang bukti dan mengejar pelaku," ucapnya.

Pantauan Tribun di Mapolsek Pameungpeuk, pecahan kaca bekas pelemparan bom molotov sudah dibersihkan oleh polisi.

Sementara itu di lokasi kejadian, masih terlihat noda hitam bekas pecahan botol di lahan parkir Mapolsek.

Kasatreskrim Polres Bandung, AKP Firman Taufik, membenarkan terjadinya kejadian tersebut. "Benar ada pelemparan, untuk sementara ini motifnya belum kita ketahui," ujar Firman kepada wartawan di Mapolsek Pameungpeuk.

Firman mengatakan masih mendalami kasus tersebut, termasuk melakukan pengecekan terhadap ciri-ciri pelaku.

Pasalnya, saat kejadian berlangsung minim penerangan. "Situasi sepi, kita harus cek, karena saat kejadian sudah malam jam setengah dua," katanya.

Penulis: Yudha Maulana
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help