TribunJabar/

SOROT

Membuka Berkah Ramadan

Ramadan disebut bulan berkah karena di dalamnya terdapat banyak keutamaan dan keistimewaan.

Membuka Berkah Ramadan
dokumentasi
Kisdiantoro

Oleh Kisdian
Wartan Tribun Jabar

Ramadan bulan penuh berkah. Semua umat Muslim yang beriman sepakat dengan ungkapan ini. Bahkan umat nonmuslim pun banyak yang sependapat.

Di dalam keyakinan umat Muslim, Ramadan disebut bulan berkah karena di dalamnya terdapat banyak keutamaan dan keistimewaan. Di antaranya, di bulan itu, Allah berjanji akan mengampuni dosa-dosa orang yang bersalah bila mereka segera bertaubat dan memohon ampunan.

Allah akan mengabulkan setiap permohonan hambanya. Bahkan dalam keterangan sebuah hadist, permohonan seorang hamba yang sedang berpuasa termasuk dalam doa yang tidak tertolak. Selain itu, di bulan itu, Allah melipatgandakan nilai pahala untuk setiap amalan kebaikan. Bahkan, ibadah-ibadah sunah pun mendapatkan pahala seperti ibadah wajib.

Untuk mendapatkan berkah atau bertambahnya kebaikan dari Ramadan, seseorang tidak bisa hanya berdiam diri saja, melewatkan siang dan malamnya Ramadan tanpa berbuat apapun. Tapi, ia harus berusaha untuk mendapatkannya.

Caranya? Tentu dengan beramal kebaikan.

Bentuknya seperti apa? Selain melakukan ibadah ritual kepada Allah, kita juga bisa meniru kegiatan-kegiatan yang sedang digalakan di Kota Bandung. Kegiatan yang oleh Wali Kota Ridwan Kamil disebut "buka berkah Ramadan." Ibarat kunci, kegiatan ini adalah kunci untuk membuka rumah yang di dalamnya penuh dengan kebaikan.

Selaras dengan amalan yang diajarkan dalam agama Islam, kegiatan ini menyentuh aspek-aspek sosial yang banyak dibutuhkan masyarakat. Di antaranya, membagikan makanan berbuka, dana santunan, sembako, paket higienis, pemeriksaan kesehatan, dan pemberian kartu jaminan kesehatan nasional bagi masyarakat yang tidak memiliki BPJS.

Kegiatan lainnya, membagikan 1000 mukena dan sarung bagi peserta Magrib mengaji, memberikan dorongan moral dengan mengunjungi masjid-masjid yang menyelenggarakan Magrib mengaji, beragam perlombaan, dan kegiatan-kegiatan lain yang sifatnya pembinaan kepada masyarakat.

Mulia sekali bukan? Jika kegiatan ini berjalan, sebagain kesulitan masyarakat yang kurang beruntung akan teratasi. Mereka akan senang. Lalu akan mendoakan kebaikan kepada orang-orang yang menolongnya.

Dan bagi orang-orang yang berderma atau mejadi relawan kegiatan ini pun turut senang. Banyak orang bijak yang menyebut, "kebahagiaan itu diraih setelah memberi." Sebuah ungkapan yang benar. Di dalam Alquran, Allah tidak pernah menyebutkan bahwa orang yang bersedekah atau mengeluarkan hartanya untuk berzakat kemudian menjadi sengsara dan jatuh miskin.

Tetapi sebaliknya, Allah menjanjikan nikmat yang terus bertambah. Tidak hanya nikmat atau kebahagiaan, Allah juga akan membalas rezeki yang lebih luas.

Buka berkah Ramadan ini semestinya juga dilakukan oleh kita. Karena setiap kita menginginkan bertambahnya kebahagiaan dan rezeki. (*)

Penulis: Kisdiantoro
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help