TribunJabar/

Kota Bandung

Semua Tercontreng, Tinggal Masalah Ini yang Membuat Ridwan Kamil Tak Bisa Tidur Nyenyak

Namun, Ridwan Kamil dan Oded tetap optimistis bisa menghadirkan proyek penting yang ditargetkan akan dimulai tahun ini.

Semua Tercontreng, Tinggal Masalah Ini yang Membuat Ridwan Kamil Tak Bisa Tidur Nyenyak
Muhamad Nandri Prilatama
Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil di Balai Kota, Selasa (16/5/2017) 

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Kota Bandung terus merancang sejumlah inovasi di bidang infrastruktur untuk terus bertransformasi menjadi kota moderen. Perlahan tapi pasti, di bawah komando Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dan Wakil Wali Kota Bandung Oded M Danial, Pemerintah Kota Bandung terus berupaya meretas problematika perkotaan di Bandung.

Saat ini, dari serangkaian pekerjaan rumah yang tengah dibenahi, masalah transportasi dan kemacetan masih menjadi tugas besar Pemkot Bandung. Kebijakan strategis pun dimunculkan untuk menghadirkan moda transportasi massal moderen.

Light Rail Transit (LRT) berbentuk metro kapsul misalnya, dipilih sebagai solusi untuk membenahi tata kelola moda transportasi massal di kota itu. Jalan terjal pun dihadapi Pemkot Bandung untuk mewujudkan mimpi itu.

Namun, Ridwan Kamil dan Oded tetap optimistis bisa menghadirkan proyek penting yang ditargetkan akan dimulai tahun ini.

Proyek LRT metro kapsul rencananya akan dibangun sepanjang 40 kilometer mengitari sejumlah titik tersibuk di Bandung seperti kawasan pusat belanja Pasar Baru serta Terminal Leuwipanjang.

"Pembangunan LRT sebagai puncak dari semua PR infrastruktur. Yang paling ditunggu LRT, itu janji kampanye. Saya mah insya Allah enggak akan inkar janji. Saya kejar terus," ujar Ridwan Kamil di Taman Sejarah, Jalan Aceh, Kamis (18/5/2017).

"Sebelum itu sampai, tidur belum nyenyak. Jika mengukur pada janji politik, kasarnya hampir sudah tercontreng yang belum tinggal satu lagi. Insya Allah contrengan bisa terkejar," tambahnya.

Skema tiket murah

Sambil menunggu proses lelang, persiapan menuju pembangunan metro kapsul semakin dikebut oleh Pemerintah Kota Bandung. Selain terus menempuh proses perizinan dan kelengkapan administrasi, pemerintah kota juga menyiapkan mekanisme subsidi untuk menurunkan harga tiket.

Semula, subsidi akan diberikan melalui dana APBD. Namun, pemerintah kota akan melancarkan inovasi dengan membuka skema bisnis antara pelaksana proyek dengan BUMD Kota Bandung guna mensubsidi harga tiket.

Halaman
123
Editor: dia
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help