TribunJabar/

Persib Bandung

Sejumlah Pemain Mengeluh Latihan di Lapangan Sintetis, Ini Alasannya

Para pemain seperti Essien dan Cole merasa kurang nyaman jika latihan di lapangan sintetis. Lapangan sintetis memang lebih keras

Sejumlah Pemain Mengeluh Latihan di Lapangan Sintetis, Ini Alasannya
TRIBUN JABAR/DENI DENASWARA
Persib Bandung latihan sore di Stadion Arcamanik, Kota Bandung, Selasa (9/5/2017). 

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Sejumlah pemain Persib Bandung mengeluhkan seringnya tim berlatih di Lapangan Lodaya yang berumput sintetis. Para pemain mengaku tidak nyaman berlatih di lapangan sintetis karena pemain rentan mengalami cedera.

Hal tersebut diungkapkan oleh Dokter Tim Persib, Rafi Ghani. Rafi mengaku mendapat keluhan tersebut dari beberapa pemain terutama pemain asing seperti Michael Essien dan Carlton Cole.

"Para pemain seperti Essien dan Cole merasa kurang nyaman jika latihan di lapangan sintetis. Lapangan sintetis memang lebih keras dibandingkan lapangan biasa," kata Rafi di Mes Persib, Jumat (19/5).

Bila terlalu sering latihan di lapangan berumput sintetis, sambung Rafi, hal tersebut akan berpotensi mengganggu lutut pemain. Terutama buat pemain yang sudah pernah mengalami gangguan dengan lutut seperti Essien, Cole dan Sergio Van Dijk.

"Sebenarnya bukan hanya Essien dan Cole. Lapangan sintetis juga bisa mengganggu lutut pemain lain kalau terlalu sering," kata Rafi.

Demi menghindarkan cedera pemain, kata Rafi, pihaknya sudah menyarankan tim pelatih agar mengurangi latihan di lapangan sintetis demi kenyamanan semua pemain.

Sebelumnya, skuat asuhan Djadjang Nurdjaman kesulitan memperoleh tempat latihan sehingga lebih sering berlatih di Lapangan Lodaya yang berumput sintetis. Latihan di lapangan sintetis dipilih karena kondisi lapangan lebih rata dan jaraknya yang dekat dari Mes Persib.

Namun belakangan, pasukan Maung Bandung beberapa kali menggelar latihan di Stadion Arcamanik dan Lapangan Sidolig. Hanya saja, kedua lapangan tersebut kondisinya agak bergelombang sehingga sedikit mengganggu aliran bola. (Zam)

Penulis: M Zezen Zainal Muttaqin
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help