TribunJabar/

Persib Bandung

Dedi Kusnandar: ''Persib Tak Boleh Lewatkan Satu Poin Pun''

Dalam format satu wilayah, persaingan akan sangat ketat. Oleh karena itu, setiap pertandingan kita selalu ingin menang

Dedi Kusnandar: ''Persib Tak Boleh Lewatkan Satu Poin Pun''
TRIBUN JABAR/MEGA NUGRAHA
Dedi Kusnandar pemain Persib ikuti latihan perdana, Selasa (2/12/2014). 

FORMAT kompetisi satu wilayah mengharuskan setiap tim untuk tampil maksimal dalam setiap pertandingan yang dijalani demi meraih poin demi poin. Sebab, setiap tim tak lagi bisa berharap dapat lolos ke babak delapan besar dengan hanya menempati posisi empat besar seperti format kompetisi sebelumnya.

Dalam format kompetisi satu wilayah, klub yang paling banyak meraih poinlah yang akan tampil sebagai juara di akhir kompetisi. Tak ada laga final karena gelar juara hanya ditentukan poin atau selisih gol. Oleh karena itu, setiap tim tak terkecuali Persib harus berupaya mengumpulkan pundi-pundi poin agar di akhir liga keluar sebagai jawara sejati.

Setiap poin menjadi sangat urgen dan krusial bagi setiap klub. Satu atau tiga poin akan sangat berharga untuk mengatrol posisi setiap tim di klasemen. Sebaliknya, kehilangan poin alias kalah akan sangat merugikan tim karena poin yang dikumpulkan tak bertambah.

Hal tersebut disadari betul oleh gelandang elegan Persib, Dedi Kusnandar. Menurut Dedi, Maung Bandung tak boleh melewatkan satu poin pun. Pemain bernomor punggung 11 itu menyebut, dalam setiap pertandingan Persib selalu berupaya meraih hasil maksimal yaitu kemenangan. Kalau pun tidak, setidaknya satu poin tetap harus diraih demi mengatrol atau mempertahankan posisi Persib di tabel klasemen.

"Dalam format satu wilayah, persaingan akan sangat ketat. Oleh karena itu, setiap pertandingan kita selalu ingin menang termasuk besok (hari ini) melawan Borneo (PBFC)," ujar Dedi kepada Tribun di Mes Persib, Jumat (19/5).

Dado, sapaan akrab Dedi Kusnandar, bertekad dapat membantu mewujudkan target tim yakni mengalahkan tim tamu. Sebab, tambahan tiga poin akan kembali menempatkan Persib ke puncak klasemen sementara Liga 1 merebut posisi PSM Makassar.

Meski bukan laga mudah, Dado optimistis pasukan Maung Bandung dapat tampil apik serta penuh energi meladeni permainan keras yang kerap ditunjukkan para pemain PBFC. Eks kapten Timnas U-23 itu mengaku ia dan rekan-rekannya akan tampil gagah berani dan penuh motivasi guna merebut tiga poin tambahan bagi Maung Bandung.

"Setiap pertandingan ibarat final, termasuk besok lawan PBFC. Kami harus dapat poin penuh," ujar pemain asal Jatinangor, Sumedang ini.

Dalam beberapa bentrokan terakhir, laga Persib versus PBFC selalu berlangsung dalam tensi tinggi dan panas. Kedua kubu pun pernah saling mengalahkan. Terakhir, Maung Bandung disingkirkan PBFC dalam semifinal Piala Presiden 2017 lalu melalui tendangan adu penalti.

"Lawan PBFC memang selalu panas. Tapi itu hanya 90 menit di lapangan. Setelah itu kami kembali bersahabat. Kami besok yakin menang," kata dia.

Dado sama sekali tak gentar meski kubu lawan pun dihuni para pemain berkualitas seperti Flavio, Asri Akbar, Ponaryo Astaman dan pemain lainnya. Meski demikian, Dado mengaku tak melihat satu atau dua pemain PBFC.(zam)

Penulis: M Zezen Zainal Muttaqin
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help