TribunJabar/

Unjani Mantapkan Semangat 'Goes to Kick' dalam Dies Natalis ke-27

Memasuki usia ke-27, Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) bertekad memantapkan diri menjadi . . .

Unjani Mantapkan Semangat 'Goes to Kick' dalam Dies Natalis ke-27
ISTIMEWA
Dies Natalis Unjani yang ke-27 Tahun 2017 di Gedung Sasana Krida Unjani Jalan Terusan Sudirman Kota Cimahi, Kamis (18/5/2017). 

CIMAHI, TRIBUNJABAR.CO.ID - Memasuki usia ke-27, Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) bertekad memantapkan diri menjadi perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing. Dengan sikap patriotisme Jenderal Ahmad Yani yang terpatri di seluruh civitas akademi Unjani menjadikan semakin dekat dan mengabdi kepada masyarakat.

"Seiring berjalannya waktu, Unjani senantiasa berkembang, mahasiswa bertambah banyak, gedung-gedung perkuliahan terus dibangun, dan kualitas unjani kini telah diakui, dengan diraihnya akreditasi B untuk level institusi, yang baru saja kita dapatkan sejak tanggal 27 desember 2016 yang lalu," kata Rektor Unjani Witjaksono MSc NSS, sesuai dengan rilis yang diterima Tribun tentang acara Dies Natalis Unjani yang ke-27 Tahun 2017 di Gedung Sasana Krida Unjani Jalan Terusan Sudirman Kota Cimahi, Kamis (18/5).

Menurutnya, capaian akreditasi tersebut, sesaat membuat kita bangga, karena berhasil menjadi bagian dari sekitar 12 perguruan tinggi swasta dengan akreditasi institusi B di wilayah Jawa Barat dan Banten. Fakta tersebut cukup ironis, dengan jumlah perguruan tinggi swasta kurang lebih 478, baru satu perguruan tinggi di wilayah Jabar dan Banten yang mampu meraih akreditasi institusi A.

"Oleh karena itu, peringatan Dies Natalis Unjani ke-27 tahun ini, perlu kita jadikan momentum, dan perlu kita jadikan alarm, untuk terus mengimprovisasi diri serta semakin menguatkan tekad untuk mengabdi dengan ketulusan, dibarengi ketekunan yang tinggi untuk kepentingan kita bersama, memajukan, dan membesarkan nama unjani. Atas dasar itulah, tema 'Unjani Goes to Kick” yang diangkat tahun ini, saya anggap sangat relevan dan tepat waktu. Sudah saatnya kita perlu menendang berbagai hal tidak baik dalam diri kita, yang berpotensi menghalangi kemajuan unjani, yang berpotensi melemahkan, dan melambatkan kerja kita, sehingga hasil yang kita raih, akan sulit sesuai dengan harapan," paparnya.

Dijelaskannya, kick itu merupakan singkatan, K yang pertama adalah keen on learning, yang dicirikan dengan semangat belajar dan ketekunan yang tinggi. I bermakna dua hal, yaitu integrity dan initiative. C berarti courage atau keberanian dalam menyampaikan kebenaran, serta keberanian dan kelapangan dada dalam menerima kritik, dan k yang kedua sekaligus terkahir, adalah knowledge. "Dari istilah kick tadi, kita dapat mengambil sebuah pelajaran, bahwa knowledge is power, but character is more. Menyadari hal tersebut, kami senantiasa berusaha menjaga integritas akademik di berbagai lini," jelasnya.

Baca: 105 Lulus dengan Predikat Pujian, Unjani Wisuda 942 Orang

Dalam kegiatan tersebut disampaikan orasi ilmiah oleh Myrna Nurlatifah Zakaria, drg, SpKG, PhD sebagai salah satu dosen berprestasi tingkat Kopertis Wilayah IV tahun 2017. Dalam orasi ilmiahnya, ia memaparkan tentang Pengembangan Bahan Biokeramik dalam Aplikasi Kedokteran Gigi. "Prestasi Ibu Myrna, saya harap dapat memberikan inspirasi kepada para dosen dan para mahasiswa, untuk menumbuhkan semangat meneliti, dan menuangkannya kedalam tulisan akademik yang publishable," ujar Witjaksono.

Ketua Pengurus Yayasan Kartika Eka Paksi Adi Mulyono menyatakan, Dies Natalis Unjani yang mengangkat tema “Unjani Goes to Kick (keen, integrity, initiative, courage, knowledge)“ diharapkan menjadikan Unjani semakin dipercaya oleh masyarakat dan mampu bersaing dengan perguruan tinggi lainnya, guna mewujudkan hal tersebut, diharapkan seluruh elemen unjani, baik pegawai, dosen dan mahasiswa bisa saling mendukung dan bekerjasama dengan baik, sehingga apa yang diharapkan bersama dapat terwujud.

"Selama kurun waktu tahun 1990 - 2017 ini dalam perkembangannya unjani telah banyak mengalami kemajuan. Di antaranya Unjani memiliki 7 fakultas dan 23 prodi, dimana dua prodi telah berhasil meraih akreditasi ”A” yaitu prodi hub. Internasional dan management ekonomi, delapan prodi telah ber akreditasi ”B”, dan tiga prodi ber akreditasi ”C” yang kita harapkan dalam waktu dekat agar diupayakan naik menjadi  akreditasi ”B”. Belum lama ini juga unjani telah meraih nilai “B” untuk akreditasi institusi dari badan akreditasi nasional perguruan tinggi  (ban pt), yang diraih unjani pada akhir tahun 2016 lalu," katanya.

Prestasi ini sungguh membanggakan kita semua dan hendaknya terus ditingkatkan pada masa yang akan datang. Selain itu, hal yang membanggakan atas prestasi yang telah diraih oleh para mahasiswa Unjani. Serta masih banyak lagi prestasi mahasiswa Unjani yang telah diraih sampai dengan saat ini.

"Untuk itu agar prestasi yang telah dicapai terus dapat dipertahankan dan ditingkatkan lagi, kami menghimbau kepada rektor unjani dan jajarannya, untuk terus mengarahkan, membimbing  dan mendukung mahasiswanya melaksanakan kegiatan-kegiatan lomba, penelitian dan kegiatan positif lainnya. Dalam website resmi dikti tentang pemeringkatan perguruan tinggi di indonesia tahun 2016, peringkat unjani naik ke posisi 215, dimana pada tahun sebelumnya unjani berada di posisi 229 dari 3.244 perguruan tinggi negeri/swasta di indonesia, diharapkan peringkat tersebut terus dapat di tingkatkan oleh unjani di masa mendatang," katanya. (*)

Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help