TribunJabar/

Gebyar Prolanis BPJS, Pola Makan dan Olahraga Jaga Tubuh Tetap Sehat

“Bukan hanya untuk penderita hipertensi dan kencing manis, tapi semua orang untuk mengkonsumsi makanan 4 sehat 5 sempurna yang seimbang

Gebyar Prolanis BPJS, Pola Makan dan Olahraga Jaga Tubuh Tetap Sehat
Tribun Jabar/Yudha Maulana
Kemeriahan acara Gebyar Prolanis yang diwarnai dengan kegiatan senam sehat Prolanis di Gedung Moh Toha, Soreang, Kabupaten Bandung, Jumat (19/5/2017). 

SOREANG, TRIBUNJABAR.CO.ID – Demi mengoptimalkan program gerakan masyarakat sehat yang dicanangkan pemerintah, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Soreang menggelar Gebyar Prolanis (Program Pengelolaan Penyakit Kronis) yang diikuti oleh ratusan peserta JKN-KIS di Gedung Moh. Toha, Soreang, Kabupaten Bandung, Jumat (19/5/2017).

Dengan mengusung tema “Sehatkan Gaya Hidup dan Hidupkan Gaya Sehat” BPJS Kesehatan Cabang Soreang mengajak peserta JKN-KIS, khususnya penderita diabetes mellitus dan hipertensi untuk melakukan pola hidup sehat dan bergabung dengan klub Prolanis yang berada di setiap fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP), yakni puskesmas atau klinik.

Dalam kesempatan itu hadir pula dokter ahli penyakit dalam, dr. Seno M. Kamil, yang memaparkan pentingnya menjaga pola makan. “Bukan hanya untuk penderita hipertensi dan kencing manis, tapi semua orang untuk mengkonsumsi makanan 4 sehat 5 sempurna yang seimbang, dengan diatur porsinya sesuai dengan berat badan,” kata Seno kepada Tribun di sela-sela acara.

Seno mengatakan, berolahraga merupakan hal yang tak boleh dilewatkan untuk melakukan gaya hidup sehat, selama dilakukan secara ideal. Jelang Bulan Suci Ramadhan, Seno berpesan untuk menyegerakan berbuka dan tidak mempercepat waktu sahur.

“Saat mengkonsumsi obat penurun kadar gula bagi penderita diabetes, obatnya dimakan saat Magrib, jangan saat Subuh, karena siang harinya kita tidak makan. Nanti tubuhnya bisa drop saat sore hari,” ujarnya.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Soreang, dr. Irmajanti Lande Batara, mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk upaya preventif, khususnya bagi peserta JKN-KIS yang menderita diabetes mellitus dan hipertensi. BPJS sendiri memfasilitasi pembentukan klub Prolanis di berbagai puskesmas atau klinik yang menjadi fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP).

“Agar peserta semakin sadar, untuk itu kami kumpulkan untuk mempererat silaturahmi satu sama lain, kami juga memberikan pengetahuan kepada peserta Prolanis dalam mengelola pola makan sehat menjelang pola ibadah Ramadan,” kata Irma di sela-sela acara.

Irma mengatakan, sejatinya jumlah peserta JKN-KIS yang telah bergabung dengan klub Prolanis telah mencapai 3000 peserta yang tersebar di 31 kecamatan di Kabupaten Bandung. “Kami harapkan kondisi mereka bisa stabil dan dapat ditangani oleh FKTP, di klub mereka bisa sharing dengan penderita lainnya,” kata Irma.

Salah seorang peserta, Senop (64), dari klub Prolanis Keluarga Sehat sangat antusias mengikuti kegiatan Gebyar Prolanis tersebut. Apalagi ia bisa mengikuti senam sehat bersama dengan ratusan peserta lainnya. “Saya garapkan acara ini tidak hanya digelar sekali, tapi bisa berkali-kali,” kata Senop.

dr. Triana Rahmanita, PIC Prolanis Puskesmas Cikalong, mengatakan dalam klub Prolanis tiap peserta bisa saling berbagi pengalaman. “Mereka sangat semangat apalagi bertemu dengan rekan-rekannya yang senasib, rata-rata sebulan ada lebih dari 40 anggota yang datang, kita juga lakukan kegiatan senam ya setiap hari Jumat,” kata Triana seusai acara.(dam)

Editor: dia
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help