TribunJabar/

Pencarian 5 Santri Asal Depok di Pantai Rancabuaya Terkendala

Kepala Kantor SAR Jawa Barat, Slamet Riyadi, mengatakan pada pagi ini pihaknya tak bisa langsung menurunkan . . .

Pencarian 5 Santri Asal Depok di Pantai Rancabuaya Terkendala
TRIBUN JABAR/FIRMAN WIJAKSANA
Tim SAR melakukan persiapan sebelum melakukan pencarian lima santri yang hilang di Pantai Cidora Rancabuaya, Desa Purbayani, Kecamatan Caringin, Rabu (17/5/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

GARUT, TRIBUNJABAR.CO.ID - Ombak yang besar menjadi kendala tim SAR untuk melakukan pencarian lima santri Pondok Pesantren Hidayatullah, Kota Depok yang terseret arus Pantai Cidora Rancabuaya, Kecamatan Caringin.

Kepala Kantor SAR Jawa Barat, Slamet Riyadi, mengatakan pada pagi ini pihaknya tak bisa langsung menurunkan perahu karet karena kondisi ombak yang besar. Perahu karet baru akan diturunkan sekitar pukul 10.00 saat air pasang.

"Kami tunggu ombak tenang dulu baru turunkan perahu karet. Pagi ini tak mungkin turunkan perahu," ujar Riyadi di Pantai Cidora, Rabu (17/5/2017).

Pencarian menggunakan perahu karet pun paling efektif dilakukan sampai pukul 14.00. Riyadi akan membagi tiga tim SAR gabungan untuk mencari para santri.

Tim pertama melakukan penyisiran di sekitar bibir pantai sepanjang tiga sampai lima kilometer. Tim kedua memantau di lokasi kejadian dan pemantauan di atas karang tempat terakhir korban dievakuasi. Sedangkan tim terakhir mencari menggunakan perahu karet.

"Fokus pencarian di Cidora karena sudah jelas TKPnya. Nanti akan ada bantuan dari Satpolair, Pemda, BPBD, dan warga sekitar," katanya. (wij)

Penulis: wij
Editor: ddh
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help