TribunJabar/

Kuliner

Lamici Fushion, Kuliner Pasta yang Padukan Tiga Rasa Dunia

Pasta yang dijajakan di sebuah truk ini memadukan cita rasa Italia, Nusantara, dan Jepang. Hal inilah yang menjadi ciri khasnya

Lamici Fushion, Kuliner Pasta yang Padukan Tiga Rasa Dunia
ISA RIAN FADILAH
Menu pasta di Lamici Fushion. 

MENDENGAR kata pasta, pikiran langsung tertuju pada makanan serbakeju dan saus tomat ala Italia. Meski belum digandrungi seperti makanan Jepang di Indonesia, pasta sebetulnya tak kalah lezatnya. Dengan racikan yang tepat, dari segi rasa, pasta bisa disejajarkan dengan kuliner Asia yang terkenal akan kenikmatannya. Seperti halnya pasta yang disajikan oleh Lamici Fushion.

Pasta yang dijajakan di sebuah truk ini memadukan cita rasa Italia, Nusantara, dan Jepang. Hal inilah yang menjadi ciri khasnya sehingga menjadi pembeda dari pasta umumnya yang didominasi dengan keju dan tomat karbonara.

Ada tiga macam pasta di sini, yaitu spagetti jalapegno, wagyu black pepper, dan penne chicken curry. Anda bisa merasakan sensasi Nusantara pada spagetti jalapegno. Pada menu ini, spagetti dan daging ayam dilengkapi dengan rempah lokal seperti cabai gendot dan daun kemangi.
Jalapegno yang masuk kategori agli olio, yakni pasta yang digoreng menjadi salah satu menu yang paling banyak dipesan pelanggan.

Spagetti wagyu mengandung spagetti dan daging sapi wagyu bercampur bumbu black pepper. Menu ini pun bisa memakai bumbu teriyaki, tapi black pepper tetap menjadi bumbu standar dan paling cocok. Penne chicken curry berisi daging ayam saus kari dan campuran sayuran, yakni kacang polong, wortel, dan kacang panjang. Menu napolitan berisi spagetti, sosis bork worst, saus tomat, dan jamur.

"Bumbu-bumbu kami pakai chicken alfredo, saus krim keju seperti bolognaise tapi ini ada campuran jamur campignon," ujar pemilik Lamici Fusion, Ilham Fahmi, saat ditemui di mal 23paskal, pekan lalu.

Ilham menambahkan, bahan dasar pasta dibuat berdasarkan racikan sendiri yang didapat di pasaran kemudian diolah lagi.

Pasta bisa menggunakan spagetti, fettucini, dan penne. Spagetti berbentuk seperti mi, sedangkan fettucini bertekstur lebih pipih tipis dan lebar. Penne berbentuk persegi lancip. Setiap menu pasta mengandung sekitar 150 gram spagetti.

Menurut Ilham, pasta lebih digemari oleh pelanggan kalangan muda. Saat mengikuti sebuah bazzar mahasiswa, Lamici Fushion mampu menghabiskan sekitar 50 porsi dalam sehari.
"Saya ingin (lebih) mengenalkan pasta ke masyarakat bahwa ini tidak mahal dan enak. Ngenalin bahwa pasta itu bisa dicampur dengan rasa Indonesia," ujarnya.

Siapkan Menu Seafood
LAMICI Fushion mendapat respons positif dari pelanggan. Kualitas rasanya yang baik membuatnya pernah diundang untuk membuat pasta di sebuah acara.

"Kalau orang sudah coba, semua puas dan bilang enak. Kendalanya pasta tidak seluas bakso dan masih dianggap mahal," ucapnya.

Satu porsi pasta bisa dinikmati seharga Rp 25 ribu sampai Rp 30 ribu.
Sehari-hari Lamici Fushion beroperasi di Stadion Siliwangi, Jalan Lombok, Bandung kecuali Rabu.

"Kemungkinan ke depannya akan ditambah menu baru. Ada permintaan pasta ditambah ikan seperti salmon, atau seafood," katanya. (ee)

Penulis: Isa Rian Fadilah
Editor: dia
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help