TribunJabar/
Home »

Video

VIDEO: Warga Kesal dan Protes PT KAI Pilih-pilih Pembongkaran Rumah

"Kalau mau bongkar ya bongkar semua jangan pilih-pilih," ujar Endang kepada petugas penuh emosi.

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 2 Bandung bersama tim gabungan TNI/Polri, Satpol PP, PLN dan Tim Penertiban Aset DAOP 2 Bandung kembali meratakan ke 55 rumah warga di Kampung Sasak Beusi RT 05/04 Desa Gadobangkong km 143+300 sampai 143+800, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Senin (15/5/2017).

Satu keluarga sempat memprotes pembongkaran yang dilakukan petugas, karena warga memandang PT KAI tebang pilih dalam penertiban rumah yang berdiri di lahan PT KAI tersebut. Endang (45) warga terdampak belum sempat memindahkan perabotan rumahnya yang dititipkan kepada tetangganya.

"Kalau mau bongkar ya bongkar semua jangan pilih-pilih," ujar Endang kepada petugas penuh emosi.

Manager Humas DAOP 2 Bandung Joni Martinus di lokasi mengatakan total bangunan di Desa Gadobangkong ada 124 bangunan dengan luas wilayah 7.505,93 meter persegi.

"Mereka (warga) sudah menerima uang bongkar dan sebagian besar sudah membongkar bangunannya dan memanfaatkan yang masih bisa dimanfaatkan," ujarnya di lokasi.

Di wilayah KBB sendiri terdapat lima desa terdampak pembangunan trase kereta cepat oleh PT KCIC, yakni Desa Kertamulya, Desa Kertajaya, Desa Mekarsari, Desa Cilame dan Desa Gadobangkong. (Tribun Jabar/ Mumu Mujahidin)

Penulis: Mumu Mujahidin
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help