TribunJabar/

Warga Ibun Ini Senang Didatangi Polisi dan Aparat Desa, Ternyata Ini Alasannya

Janda asal Kampung Sangkan RT 01/01, Desa Laksana, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung yang hanya tinggal . . .

Warga Ibun Ini Senang Didatangi Polisi dan Aparat Desa, Ternyata Ini Alasannya
TRIBUN JABAR/RAGIL WISNU SAPUTRA
Kapolsek Ibun, Iptu Asep Dedi (jaket merah) saat berbincang dengan Ain Wartini (kerudung krem) didampingi oleh warga dan perwakilan PT Indonesia Power dan PT Pertamina Kamojang sekaligus memberikan kunci rumah barunya. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ragil Wisnu Saputra

IBUN, TRIBUNJABAR.CO.ID - Raut sumringah terpancar dari wajah Ain Wartini (43) saat aparat desa dan sejumlah anggota Polsek Ibun mendatanginya. Polisi dan warga datang bukan untuk menangkap Ain, namun memberikan kunci rumah barunya.

Janda asal Kampung Sangkan RT 01/01, Desa Laksana, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung yang hanya tinggal bersama dua anaknya tersebut dibuatkan rumah baru. Pasalnya, rumahnya dulu yang hanya terbuat dari bilik sudah reot, tiang penyangganya lapuk dan masuk dalam kategori rumah tidak layak huni.

"Alhamdulillah, terima kasih kepada Pak Kapolsek, Pak Kades, PT Indonesia Power Kamojang dan PT Pertamina Kamojang yang sudah buatkan saya rumah lebih bagus," ujar Ain di rumah barunya.

Ain sebelumnya tidak menyangka akan mendapatkan bantuan pembuatan rumah. Pasalnya, ia sama sekali tak pernah meminta bantuan agar rumah yang ditempati dengan kedua anaknya itu diperbaiki mau pun bangun kembali.

Setelah kepergian suaminya beberapa beberapa waktu lalu akibat menjadi korban tabrak lari, ia pun harus menafkahi kedua orang anaknya, Renata Fauzi (12) dan Dadan Ramdani (10), seorang diri. Uang untuk biaya sehari-harinya diperoleh dari keterampilannya menjadi tukang jahit.

"Setelah suami saya meninggal ya sendirian cari nafkah. Uangnya cuma pas buat kebutuhan sehari-hari. Kalau pakai untuk renovasi rumah atau buat rumah lagi enggak akan cukup," kata Ain seraya kembali berucap terimakasih kepada seluruh pihak yang membantu membuatkan rumah barunya.

Pantauan Tribun, rumah Ain yang dulunya hanya bilik dan sudah reot kini sudah berubah menjadi kokoh. Atap rumah yang banyak bolong kini sudah tertutup rapat. Warna rumahnya yang berukuran 6x5 meter itupun sekarang penuh warna dari yang sebelumnya tidak dicat sama sekali. Bahkan, Ain kini bisa bersantai di depan rumah karna rumah barunya memiliki teras.(raw)

Penulis: Ragil Wisnu Saputra
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help