TribunJabar/

Sorot

Emil-Dedi

DUA pekan lalu muncul wacana untuk menyandingkan Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, dengan Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi . . .

Emil-Dedi
DOKUMENTASI TRIBUN JABAR
Ichsan, Wartawan Tribun Jabar 

Oleh: Ichsan, Wartawab Tribun Jabar

DUA pekan lalu muncul wacana untuk menyandingkan Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, dengan Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi, sebagai pasangan calon gubernur dan wakil gubernur untuk Pilgub Jabar 2018. Wacana itu sedikit mendinginkan suhu persaingan kedua tokoh tersebut.

Emil, pekan lalu atau Kamis 4 Mei 2017, menanggapi wacana tersebut. Menurut Emil, tidak masalah ia disandingkan dengan siapa pun, termasuk dengan Dedi Mulyadi. Namun Emil menggarisbawahi bahwa semua itu harus dilempar dulu ke masyarakat. Ini artinya siapa yang menjadi calon gubernur atau calon wakil gubernur harus berdasarkan pilihan masyarakat.

Emil tampaknya sadar betul akan pernyataannya itu. Hal ini menandakan kalau dia dipasangkan dengan Dedi, Emil harus menjadi nomor satu, bukan nomor dua. Sebab jika mengacu kepada hasil survei yang digelar berbagai lembaga survei beberapa bulan terakhir, nama Emil jauh meninggalkan Dedi dalam hal popularitas maupun elektabilitas.

Bagaimana dengan Dedi. Tampaknya Dedi pun setali tiga uang. Selama dua tahun terakhir, Ketua DPD I Partai Golkar Jabar ini kerap roadshow ke sejumlah daerah di Jawa Barat. Kegiatannya itu tak lepas dari niat besarnya untuk menjadi orang nomor satu di Provinsi Jawa Barat. Jadi, Dedi itu niatnya jadi gubernur, bukan wakil gubernur.

Karakter kepemimpinan kedua tokoh itu juga hampir sama. Sebagai wali kota, emil sangat dominan. Selain perencana, ia juga eksekutor. Emil paling sering tampil di depan publik. Peran wakil wali kota dan para kepala SKPD, di lingkungan Pemkot Bandung pun tenggelam.

Sama dengan Emil, Dedi pun begitu. Pembangunan di Kabupaten Purwakarta yang dinilai oleh sejumlah kalangan cukup berhasil itu hanya memunculkan nama Dedi seorang. Kecuali warga Kabupaten Purwakarta, warga di kabupaten/kota lain di Jawa Barat, boleh jadi tidak tahu siapa wakil Bupati Purwarakta saat ini. Itu karena wakil bupati maupun para kepala SKPD-nya tenggelam oleh nama besar Dedi.

Jadi, meskipun politik bukan matematika. Namun wacana untuk menyandingkan Emil dan Dedi pada Pilgub Jabar 2018 akan sulitterealisasi. Terlebih, nanti akan ada peran partai politik untuk menentukan siapa pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur yang akan diusung.

Lantas siapa pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur yang akan berlaga pada Pilgub Jabar 2018. Tiga nama yang muncul ke permukaaan tampaknya tetap kuat sebagai kandidat. Mereka adalah Ridwan Kamil, Deddy Mizwar, dan Dedi Mulyadi.

Emil tampaknya akan diusung PDIP dan mitra koalisinya. Siapa yang akan mendampingi Emil, ada dua kader muda PDIP yang berpeluang disandingkan dengan pria yang juga seorang arsitek itu. Dia adalah Abdy Yuhana (Sekretaris DPD PDIP Jabar) danIneu Purwadewi Sundari (Ketua DPRD Jabar dari PDIP).

Halaman
12
Penulis: Ichsan
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help