TribunJabar/

Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi Kunjungi Keluarga yang Punya 13 Anak

Dedi diterima di teras rumah oleh keluarga itu. Ditemani sekitar 12 anaknya, Dedi tampak bercanda dengan . . .

Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi Kunjungi Keluarga yang Punya 13 Anak
TRIBUN JABAR/MEGA NUGRAHA
Keluarga Aa Supratman dan Siti Fatimah (40) yang memiliki 13 anak di Kampung Malang Nengah Wetan Kelurahan Nagri Tengah Kecamatan Purwakarta kota, disambangi Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, Minggu (7/5/2017) sore. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

PURWAKARTA, TRIBUNJABAR.CO.ID - Keluarga Aa Supratman dan Siti Fatimah (40) yang memiliki 13 anak di Kampung Malang Nengah Wetan, Kelurahan Nagri Tengah, Kecamatan Purwakarta kota, disambangi Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, Minggu (7/5/2017) sore.

Seperti diketahui, Siti tidak menjalankan program KB usai kelahiran anak pertamanya. Alhasil, rata-rata setiap dua tahun, ia melahirkan satu bayi.

Pantauan Tribun, Dedi diterima di teras rumah oleh keluarga itu. Ditemani sekitar 12 anaknya, Dedi tampak bercanda dengan kedua orang tua itu. Bahkan, sesekali ia bergurai dengan Suparman dan Siti.

"Cape pak lahiran terus, apalagi ini mengandung lagi," kata Siti yang langsung dijawab suaminya. "Sama pa, cape punya banyak anak," kata Suparman.

Dedi langsung menimpali seraya bergurau dengan Suparman. "Pak Suparman mah enggak akan cape toh bikinnya enak," kata Dedi seraya tertawa.

Pada kesempatan itu, aparat kecamatan dan kelurahan tampak hadir. Rumah keluarga itu berada dekat dengan area pemakaman umum. Dedi mengabsen satu persatu anak keluarga Suparman dan Siti.

"Ibu ini masih mengandung anak ke-13, aduh, ibu harus ikut KB, kasihan sama orang tua kalau terus-terusan begini," kata Dedi.

Siti lantas berdalih bahwa ia pernah ber-KB namun KB yang ia gunakan tidak cocok dengan kondisi fisiknya. "Pernah pa, tapi enggak cocok," katanya.

Dedi keukeuh agar keluarga itu harus ber-KB. "Bapaknya mau KB, kalau mau KB, sok ku urang dibenerkeun imahna, daek? (saya siap renovasi rumahnya, mau?)," kata Dedi. Namun, raut muka Suparman masih terlihat enggan untuk ber-KB.

"Pokoknya kami bantu keluarga asalkan bapak atau ibu ikut program KB," kata Dedi. Sejumlah warga menyaksikan kedatangan orang nomor satu di Purwakarta itu. (men)

Penulis: men
Editor: ddh
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help