TribunJabar/

Otomotif

Program Tax Amnesty Pengaruhi Penjualan Otomotif

Kondisi ini terjadi juga untuk merek lain. Sejumlah sales mengaku dari konsumennya memilih menunda membeli

Program Tax Amnesty Pengaruhi Penjualan Otomotif
TRIBUN JABAR/SITI FATIMAH
Honda meluncurkan All New Honda CR-V di TSM Bandung, Selasa (2/5/2017). Meski program tax amnesty pengaruhi penjualan otomotif, Honda optimis produk barunya mampu mendongkrak penjualan mobil Honda. 

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID- Penjualan otomotif di semester 1 2017 menunjukkan perbaikan dibanding periode yang sama tahun lalu. Meski naik tipis, namun animo masyarakat untuk membeli mobil sudah lebih baik seiring pula mulai membaiknya perekonomian di Indonesia. Meski begitu, penjualan otomotif di tanah air masih dipengaruhi program tax amnesty.

"Kondisi ini terjadi juga untuk merek lain. Sejumlah sales mengaku dari konsumennya memilih menunda membeli kendaraan hingga program tax amnesty ini rampung," kata Operation Manager PT Honda Bandung Center Junianto Naibaho disela Peluncuran All New Honda CR-V di Trans Studio Mall Bandung, Selasa (2/5/2017) malam.

Menurutnya, konsumen masih menunggu hingga menyelesaikan program tax amnesty tersebut. Meski begitu, dis atu sisi program pengampunan pajak ini diharapkan bisa membawa angin segar untuk penjualan mobil mewah dimana hal ini terkait dengan masih tingginya pajak mobil mewah di Indonesia.

Menurutnya, Honda sebagai salah satu produsen mobil melihat industri otomotif secara keseluruhan sudah mulai tumbuh. Karena itu, Honda optimis penjualan All New Honda CR-V yang baru dilaunching ini bisa mengambil market di kelasnya.

"Kali ini, All New Honda CR-V hadir dengan desain baru yang lebih tangguh sekaligus mewah dengan didukung mesin revolusioner 1,5 liter VTEC Turbo serta varian baru yang menawarkan kapasitas 7 penumpang." katanya.(tif)

Penulis: tif
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help