TribunJabar/

Ada Gedung Tua Terlantar di Purwakarta

Pantauan Tribun, tinggi gedung bekas bengkel perkereta apian itu lebih dari lima meter. Tembok penyangga dinding tampak . . .

Ada Gedung Tua Terlantar di Purwakarta
TRIBUN JABAR/MEGA NUGRAHA
Gedung depo lokomotif kereta api di Kelurahan Nagri Tengah Kecamatan Purwakarta Kota berpuluh tahun terlantar. Gedung dengan luas tanah sekitar kurang dari 200 meter persegi itu berada satu kawasan dengan Stasiun Kereta Api Purwakarta dan 'kuburan' gerbong kereta tak terpakai. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

PURWAKARTA, TRIBUNJABAR.CO.ID - Gedung depo lokomotif kereta api di Kelurahan Nagri Tengah Kecamatan Purwakarta Kota berpuluh tahun terlantar. Gedung dengan luas tanah sekitar kurang dari 200 meter persegi itu berada satu kawasan dengan Stasiun Kereta Api Purwakarta dan "kuburan" gerbong kereta tak terpakai.

Pantauan Tribun, tinggi gedung bekas bengkel perkereta apian itu lebih dari lima meter. Tembok penyangga dinding tampak kokoh. Atapnya sebagain dipasang kayu dan besi. Meski gedung tua, dari kejauhan bangunan gedung tampak kokoh.

Jendela terpasang mengelilingi sekitaran gedung. Dasar gedung kini sudah tidak berlantai, melainkan hanya tanah. Di sejumlah bagian, dinding gedung dipenuhi rumput liar, bahkan akar-akar pohon sudah merambat ke dinding. Di halaman di bagian lain, tampak dua pohon beringin rindang hingga suasana mendadak jadi sejuk.

Sementara itu, lapisan tembok di semua bagian dinding bangunan sudah sepenuhnya mengelupas. Sehingga, batuan bata yang disusun sudah terlihat. Begitupun dengan jendela di seluruh dinding, sudah ditutupi bilik bambu.

Di sebelah bangunan, terdapat bangunan lain yang sehari-hari digunakan para pegawai PT Kereta Api Indonesia. Sedikitnya ada empat ruangan di bangunan itu, dua diantaranya jadi tempat tidur layaknya mess, satu lagi gudang yang kondisinya sudah banyak bagian yang rusak.

Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, gedung ini semula digunakan sebagai bengkel lokomotif yang dibangun pada era 1900-an, seiring dengan dibangunnya rel kereta api menuju Bekasi, Karawang dan Jakarta.

"Kalau persisnya tidak hafal tahun berapa, namun yang pasti sudah ada sejak lama, bisa 100 tahun-an dan digunakan untuk bengkel lokomotif," ujar Arief petugas PT KAI di sekitar bangunan.

Hanya saja, gedung itu sudah tidak difungsikan lagi sebagaimana fungsi awalnya. Tak ayal, jika gedung tua itu kini tampak terlantar. Hanya saja, Arief juga tak tahu kapan terakhir kali gedung itu sempat berfungsi.

"Sekarang tidak difungsikan lagi, belum tahu apakah ini akan direvitalisasi atau tidak, yang pasti untuk saat ini memang tidak difungsikan atau dibenahi lagi," katanya.

Halaman
12
Penulis: Mega Nugraha
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help