TribunJabar/

Hewan Dilindungi yang Disyuting dalam Sinetron Janji Suci Diamankan Petugas

Sustyo memaparkan, evakuasi satwa tersebut, sebelumnya berdasarkan laporan masyarakat yang melihat tayangan sinetron.

Hewan Dilindungi yang Disyuting dalam Sinetron Janji Suci Diamankan Petugas
LUTFI AHMAD MAULUDIN
Hewan dilindungi yang dipamerkan dalam sinetron Janji Suci disita Balai Besar KSDA Jawa Barat Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Senin (1/5) malam. Foto diambil di kantor BBKSDA Jabar, Selasa (2/5/2017). 

Laporan Lutfi Ahmad Mauludin

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Hewan dilindungi yang dipamerkan dalam sinetron Janji Suci disita Balai Besar KSDA Jawa Barat Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Menurut Kepala BKSDA Jabar Kementerian LHK, Sustyo Iryono, pihaknya berhasil mengevakuasi 9 satwa dari 12 satwa yang ditemukan pada Senin (1/5) malam, dari tangan Alshad Kautsar Ahmad, di Jalan Kiputih, No 35, RT 05/5, Cimbuleuit, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung.

"11 satwa merupakan hewan yang dilindungi dan seekor Harimau Benggala," ujar Sustyo di kantornya, Selasa (2/5).

Sustyo memaparkan, evakuasi satwa tersebut, sebelumnya berdasarkan laporan masyarakat yang melihat tayangan sinetron.

Adapun ke-12 satwa tersebut terdiri dari 3 jenis yakni merak hijau (Pavo muticus), kakak tua jambul kuning (Cacatua sulphurea), dan bayi harimau benggala (Panthera tigris tigris).

"Harimau benggala dokumennya hanya pinjam. Kami sedang menulusuri kepada yang mengeluarkan dokumen tersebut karena berada di wilayah DKI. Sedangkan yang lainnya tidak ada dokumennya," ujar Sustyo.

Sustyo memaparkan, merak hijau berjumlah 7 ekor, yang terdiri dari 3 ekor jantan dan 4 ekor betina. Sedangkan kakak tua Maluku 1 ekor dan kakak tua kecil jambul kuning 1 ekor sudah dievakuasi.

"Sedangkan dua ekor kakak tua putih besar jambul kuning belum dievakuasi, karena sedang mengerami telur. Begitu juga harimau benggala belum dievakuasi karena rentan mengingat usianya masih bayi sekitar 4 bulan," ujar dia.

Sustyo menegaskan, semuanya akan dievakuasi dan dititipkan ke Taman Safari, untuk satwa yang sudah dievakuasi dan ada di Kantor BKSDA akan dibawa oleh pihak Taman Safari besok, Rabu (3/5).

Sustyo mengatakan, semua hewan kini dalam keadaan baik, namun tetap pihaknya memeriksa semua hewan oleh dokter hewan. Hanya satu ekor merak yang sedikit dalam keadaan kurang baik dan harus diobati.

"Di sana kandangnya sangat layak dan bersih, karena yang meliharanya juga orang kaya. Namun tetap tidak sehat karena menyatu dengan rumah," ujar dia.

Sustyo menyayangkan penayangan satwa liar dilindungi dalam sebuah sinetron tersebut, karena pihaknya sekarang ini tengah gencar mengkampanyekan pentingnya pelestarian dan penyelamatan satwa liar dilindungi.

"Itu berpotensi menginspirasi masyarakat untuk memiliki atau memelihara satwa liar yang dilindungi," ujar dia. (cc)

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help