TribunJabar/

7 Wanita Inspiratif Dapat Penghargaan Demokrat

Saya single parent sejak 2001, karena suami meninggalkan saya. Lalu saya besarkan dan sekolahkan dua orang anak hingga saat ini, dengan memijat

7 Wanita Inspiratif Dapat Penghargaan Demokrat
Muhamad Nandri Prilatama
Ketua DPD Demokrat Jawa Barat, Iwan R Sulandja saat memberikan penghargaan kepada para wanita inspiratif, di Hotel Grand Arjuna, Ciumbuleuit, Kota Bandung, Selasa (2/5/2017) 

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - DPD Demokrat Jawa Barat di peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) memberikan apresiasi berupa penghargaan kepada para wanita-wanita inspiratif, sekaligus merayakan peringatan hari Kartini yang jatuh 20 April lalu.

Sebanyak tujuh wanita dari berbagai bidang mulai usaha mikro kecil menengah (UMKM) hingga bergelut di bidang sosial dengan bersemangat menyekolahkan anaknya sampai tingkat sarjana.

Ketua DPD Demokrat Jabar, Iwan R Sulandjana, mengungkapkan penghargaan kepada tujuh wanita ini sebagai bentuk apresiasi Demokrat kepada mereka yang telah memberikan inspirasi kepada banyak orang. Selain itu, dengan adanya penghargaan ini berharap dapat mampu mengingatkan bahwa kaum wanita saat ini sudah bisa disejajarkan dengan kaum pria.

"Kami mencari orang-orang yang inspiratif. Diharapkan para kartini saat ini dapat bangkit untuk menunjukan bahwa kaum wanita pun mampu melakukan suatu kegiatan yang dipandang sebelah mata. Sehingga, kami berharap kaum perrempuan bukan sebagai ibu rumah tangga tapi miliki kreativitas yang lebih," katanya saat di Hotel Grand Arjuna, Ciumbuleuit, Kota Bandung, Selasa (2/5/2017).

Iwan juga berpesan kepada seluruh wanita di Jawa Barat, agar dapat kuat menghadapi situasi Jawa Barat sebagai perempuan yang agamis, sopan santun, dan penuh inspiratif dalam membangun Jabar. "Jadilah Kartini yang hebat di masa sekarang," ujarnya.

Salah seorang peserta yang mendapatkan penghargaan, yaitu Maesyaroh (47) warga asal kampung Goyang, Desa Cimekar, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, mengaku sangat terkejut dan senang atas terpilihnya sebagai wanita inspiratif dari Partai Demokrat.

Menurutnya, terpilihnya dia mungkin karena kerja kerasnya dalam memperjuangkan anaknya di bidang pendidikan hingga tingkat sarjana di Institut Pertanian Bogor (IPB).

"Saya single parent sejak 2001, karena suami meninggalkan saya. Lalu saya besarkan dan sekolahkan dua orang anak hingga saat ini, dengan memijat, berjualan kerudung, hingga apapun yang penting halal. Mungkin dari sisi itu mereka melihatnya," ucap Maesyaroh kepada Tribun.

Dia pun mengaku, sangat berterima kasih kepada Demokrat atas penghargaan dan perhatiannya. Ia pun berharap, perjuangannya dalam membesarkan kedua anaknya dapat memberika manfaat dan kebaikan untuk kehidupan mereka mendatang. (ff)

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help