TribunJabar/
Home »

Sport

Indonesia akan Bersaing dengan 15 Negara untuk Juarai Angkat Berat Asia 2017

Offisial tim dan 250 atlet dari berbagai dunia telah tiba dan menginap di Hotel Sutan Raja, Kabupaten Bandung

Indonesia akan Bersaing dengan 15 Negara untuk Juarai Angkat Berat Asia 2017
TRIBUN JABAR/YUDHA MAULANA
Gymnasium Si Jalak Harupat akan menjadi venue Angkat Berat Asia 2017 yang akan digelar pada 2-5 Mei 2017. Kejuaraan tersebut akan diikuti oleh 16 negara termasuk Indonesia. 

SOREANG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Sebanyak 16 negara akan bersaing menjadi yang terbaik dalam ajang Kejuaran Angkat Berat Asia 2017 yang akan digelar di Gymnasium Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung pada 2 hingga 5 Mei 2017.

Indonesia akan bersaing dengan 15 negara lainnya Cina Taipei, Hongkong, India, Iran, Irak, Jepang, Kazakahstan, Pakistan, Mongolia, Oman, Filipina, Srilanka, Korea Selatan, Uni Emirat Arab dan Uzbekistan untuk memperebutkan medali.
Ketua pelaksana sekaligus Kabid Angkat Berat PB PABBSI, Yanto Arifin, mengatakan, sebenarnya ada 16 negara yang diundang dalam ajang berkaliber internasional itu, namun, Lebanon tak memberikan konfirmasi mengenai keikutsertaannya. 

"Lebanon tidak memberikan jawaban," ujar Yanto di sela-sela persiapan, Senin (1/5/2017).

Yanto menambahkan, offisial tim dan 250 atlet dari berbagai dunia telah tiba dan menginap di Hotel Sutan Raja, Kabupaten Bandung sejak kemarin. Mereka merupakan atlet  dari empat kategori yang diperlombakan yakni kelas Sub-junior, junior, open dan master.

"Persiapannya kalau ditanya siap tidak siap, kita harus siap, semua tamu sudah datang, kalau dari Indonesia ada sekitar 60 atlet yang ikut, ada juga dari Kabupaten Bandung, tapi saya tidak hapal siapa nama-namanya," ujarnya.

Yanto berharap para lifter angkat berat Indonesia bisa mengulangi kesuksesan Angkat Berat Asia di Udaipur, India pada 7-12 Juni 2016 lalu. Saat itu Indonesia tak hanya meraih 15 medali, tapi juga memecahkan rekor Asia yang ditorehkan oleh Viky Aryanto di kelas 66 kg.

"Jika dilihat dari sejarah, Indonesia selalu meraih medali emas dalam setiap kejuarana angkat berat, tak hanya Asia, tetapi juga dunia, biasanya dalam setiap kejuraan selalu ada pemecahan rekor, kita mengharapkan ada rekor dunia yang dipecahkan," kata Yanto.

Pantauan Tribun, panitia masih menyiapkan perlengkapan untuk pembukaan kejuraan. Papan penanda bagi defile negara peserta pun sudahj terjejer rapi di koridor aula gymnasium, tampak juga petugas dari Badan Narkotika Nasional (BNN), pasalnya nant malam ada seminar anti-doping.(dam)

Penulis: Yudha Maulana
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help