TribunJabar/

Menikmati Sajian Khas Manado di De Java Hotel

Beragam sajian lezat khas Manado tersaji di De Java Hotel mulai April 2017. Tamu in house maupun pengunjung resto De Bale di De Java Hotel

Menikmati Sajian Khas Manado di De Java Hotel
tribunjabar/isa rian fadillah

TRIBUNJABAR.CO.ID -- Beragam sajian lezat khas Manado tersaji di De Java Hotel mulai April 2017. Tamu in house maupun pengunjung resto De Bale di De Java Hotel bisa menikmati menu nasi bakar yang dinamakan Cabe-cabean. Ada dua macam nasi bakar Cabe-cabean yakni nasi rica-rica dan nasi dabu-dabu.

Kedua menu khas Manado ini sama-sama dibungkus dengan daun pisang. Bahan baku keduanya tak jauh berbeda. Menu nasi bakar rica-rica terbuat dari nasi bakar berisi ayam fillet empuk berpadu beragam bumbu seperti daun sirih, daun jeruk, dan cabai. Bumbu-bumbu tersebut diblender dan ditumis terlebih dahulu, kemudian dicampurkan ayam, diaduk, dan dibukus daun pisang bersama nasi. Nasi dibakar selama lima menit.

Perbedaan nasi rica-rica dengan nasi dabu-dabu terletak pada proses pengolahan bumbunya. Bumbu nasi rica diblender, sedangkan bumbu nasi dabu-dabu hanya diiris. Beberapa bumbu nasi dabu-dabu meliputi bawang merah, bawang putih, daun jeruk, sirih, tomat, cabai rawit, dan air jeruk.

"Dikasih air jeruk untuk menghilangkan bau mentah dari bawang," ujar senior chef de party De Java Hotel Slamet, kepada Tribun, kemarin.

Kedua menu tersebut disajikan bersama tahu, tempe goreng, daun salada, dan sambal tambahan. Kedua menu tersebut sudah mengandung rasa pedas pada nasinya. Anda yang suka pedas lebih baik memilih menu nasi bakar rica lantaran lebih pedas.

"Menu ini bisa untuk makan siang atau malam. Bisa juga dibawa pulang. Bisa disantap di Mana Sky Longue lantai 6 dengan view kolam renang, jembatan Pasupati, dan Bandung," ujar PR manager De Java Hotel Revinna Tova Nugraha.

Tak perlu khawatir dengan harga. Kedua menu tersebut dipatok dengan harga yang sama yakni Rp 49.900 nett. Dikunjungi oleh 70 persen tamu luar kota, De Java hotel menyajikan menu-menu makanan tradisional yang cocok untuk para pelancong. Setiap bulan, hotel mengeluarkan menu-menu tradisional yang disajikan secara bergantian.

Tak hanya nasi bakar. Pengunjung pun bisa menikmati sajian penutup yakni pisang keju. Pisang keju yang dinamakan Pisang Unyu ini dibuat dari pisang tandu matang. Pisang dipotong kemudian dicampur dengan adonan tepung terigu spesial, santan, dan tepung beras, kemudian digoreng. Kudapan ini semakin mantap lantaran di dalamnya diberi susu kental manis dan mentega. Serutan keju dan cokelat rasa anggur ditaburkan di atasnya, bersama cokelat, buah ceri dan karamel.

"Pisangnya dipilih yang besar dan kualitasnya bagus dan manis," ujar chef de party hotel, Rima Mega.

Tekstur pisang cukup padat, membuat penikmatnya mesara puas. Dengan keju dan cokelat anggur, rasa pisang menjadi lebih kaya dengan sentuan gurih dan sedikit asam.

Menu pisang keju bisa dinikmati dengan harga Rp 20 ribu nett.

"Menu ala carte dirotasi setiap tiga bulan sekali. Setelah itu, menu paling favorit ditambah menu baru. Memang di sini fokus dengan menu tradisional," ujar Slamet. (ee)

Penulis: Isa Rian Fadilah
Editor: Ferri Amiril Mukminin
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help