TribunJabar/

Rawan Tindakan Asusila, Pekerja Salon di Cileunyi Terus Diberi Pembinaan

Unit Binmas Polsek Cileunyi terus gencar melakukan pembinaan kepada sejumlah perempuan pekerja salon kecantikan

Rawan Tindakan Asusila, Pekerja Salon di Cileunyi Terus Diberi Pembinaan
tribunjabar/wisnu saputra
Petugas kepolisian dari Unit Binmas Polsek Cileunyi tengah memberikan pembinaan kepada para pekerja salon di wilayah Kecamatan Cileunyi. 

CILEUNYI, TRIBUNJABAR.CO.ID - Unit Binmas Polsek Cileunyi terus gencar melakukan pembinaan kepada sejumlah perempuan pekerja salon kecantikan yang dinilai rawan asusila di wilayah Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung.

Kapolsek Cileunyi, Kompol Dadan Suryana melakui Kanit Binmas, Ipda Rina Lestari mengatakan, pembinaan terus digencarkan agar para pekerja salon kecantikan di Cileunyi tidak terjerumus dalam tindakan asusila.

"Era saat ini banyak sekali salon-salon kecantikan yang menawarkan jasa lebih, bukan hanya murni untuk kecantikan. Ini yang kami antisipasi, agar mereka tidak terjerumus tindak asusila," ujar Rina kepada Tribun usai memberikan pembinaan ke salon-salon kecantikan di Cileunyi, Jumat (21/4).

Rina menilai jika perempuan pekerja salon memang dinilai sangat rawan asusila. Hal ini disebabkan karena ada kesempatan dan niat menambah penghasilan dengan cara-cara yang menyimpang dari norma. Terlebih, banyak pengguna jasa atau pria hidung belang yang memanfaatkan kondisi tersebut.

Akibatnya, kata dia, tak jarang jika saat ini banyak dan menjamur salon-salon kecantikan yang berubah fungsi jadi tempat pelayanan jasa asusila. Bahkan, para pekerja salonnya datang dari berbagai wilayah Jawa Barat.

"Ini yang tidak kami inginkan disini (wilayah hukum Polsek Cikeunyi) ada dan menjamurnya salon atau pekerja salon yang memanfaatkan kondisi itu (menjadi penyedia jasa asusila)," kata dia.(raw)

Penulis: raw
Editor: fam
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help