Deddy Mizwar Sebut Penyelenggaraan Asian Games Bisa Dorong Pariwisata

Makanya kita persiapkan sampai 4 Mei nanti, semua venue yanag diprediksi akan dipakai, harus di-assessment

Deddy Mizwar Sebut Penyelenggaraan Asian Games Bisa Dorong Pariwisata
wartakota
Wagub Jabar Deddy Mizwar 

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar berharap Dewan Olimpiade Asia atau Olympic Council of Asia (OCA), segera menetapkan jumlah venue di Jawa Barat yang akan digunakan untuk penyelenggaraan Asian Games 2018, paling lambat pada 4 Mei 2017.

"Makanya kita persiapkan sampai 4 Mei nanti, semua venue yanag diprediksi akan dipakai, harus di-assessment sehingga bisa keluar seberapa banyak biaya untuk renovasi, dan termasuk untuk pembangunan sarana prasarana untuk setiap cabor," kata Deddy di Gedung Sate, Jumat (21/4).

Jika pada 4 Mei 2017 telah ditetapkan, kata Deddy, pihaknya dapat mengajukan renovasi venue atau pembangunan sarana dan prasarananya dalam Musrenbang Nasional pada 9 Mei 2017. Sehingga, penganggarannya bisa didapat dari APBN Perubahan 2017 atau APBN 2018.

"Jadi ini ada keputusan venue belum ditentukan secara pasti, sebab ada perubahan-perubahan yang kemarin diajukan 42 cabor, jadi 36. Tapi disetujuinya jadi 39 cabor oleh OCA. Makanya, nanti menunggu surat resmi dari OCA," ucap Deddy.

Perubahan jumlah cabang olahraga yang akan diselenggarakan dalam Asian Games 2018 ini, katanya, menyanagkut juga dengan penggunaan venue di Jawa Barat. Namun sebagai antisipasi, hingga kini, pihaknya tetap mempersiapkan venue, saat jumlahnya ditetapkan masih 42 cabang olahraga.

Cabang olahraga yang rencananya dicoret untuk dilaksanakan di Jawa Barat, katanya, adalah hand ball dan roller sport. Awalnya, hand ball rencananya dilaksanakan di Gymnasium UPI dan roller sport awalnya akan dilaksanakan di Stadion Patriot Bekasi.

"Tapi kemudian masuk lagi BMX ke Jabar. Karena di Palembang ternyata bukan untuk BMX. Kalau di Jakarta belum siap, Ciamis bisa jadi venue BMX. Kita siapkan saja dulu. Kunjungi venue-venue untuk melihat kebutuhannya apa," kata Deddy.

Menurut Deddy, Pemerintah Provinsi Jawa Barat dapat membantu penyelenggaraan Asian Games di Jawa Barat, contohnya untuk pelayanan kesehatan dan keamanan. Sebab, katanya, penganggaran untuk membantu penyelenggaraan Asian Games masih bisa diajukan dalam APBD Jabar 2018.

Deddy menilai jika semakin banyak cabang olahraga yang dipertandingkan di Jawa Barat, peluang kemenangan Indonesia akan semakin tinggi. Sebab, ujarnya, sebagian besar peserta Asian Games adalah asal Jawa Barat yang memenangkan PON XIX 2016 lalu. Atlet asal Jawa Barat ini pun, katanya, akan merasa percaya diri bertanding di daerah asalnya.

Selain mengejar prestasi, kata Deddy, penyelenggaraan sebagian cabang olahraga pada Asian Games di Jawa Barat ini akan berdampak pada sektor pariwisata. Contohnya, katanya, Ciletuh Geopark di Sukabumi akan dijadikan venue untuk surfing atau selancar. Hal ini tentu akan meningkatkan aktivitas pariwisata di Ciletuh.

Sebelumnya diberitakan, direncanakan ada 15 venue pertandingan dan 11 venue latihan untuk event olah raga Asian Games 2018 di sejumlah lokasi di Jawa Barat. Cabang olahraga Asian Games yang akan dilaksanakan di Jawa Barat ini di antaranya adalah sepakbola, paralayang, BMX, paragliding, modern pentalaton, brigde, balap sepeda, sepeda gunung, surfing, dan canoe slalom. 
Pelaksanaan pertandingan sepak bola rencananya dilaksanakan di Stadion Pakansari Bogor, Stadion Wibawa Mukti Bekasi, Stadion Patriot Bekasi, Stadion Jalak Harupat Kabupaten Bandung, dan GBLA di Kota Bandung. Sementara cabang olah raga paralayang digelar di Gunung Mas Puncak di Bogor, cabang olah raga sepeda gunung di Subang, surfing di Ciletuh Sukabumi, dan canoe di Bendung Rentang.

Keputusan penetapan venue menjadi dasar untuk pengajuan anggaran. Juga memfasilitasi Komite Penyelenggara Asian Games Indonesia (Inasgoc) dan induk cabang olahraga bersama Pemprov Jabar melakukan penilaian kebutuhan pembangunan atau menata infrastruktur pendukung pertandingan.(sam)

Penulis: sam
Editor: fam
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help