BPJS Kesehatan Cabang Soreang Gandeng Pemkab Bandung Sosialisasikan Pencegahan Kanker Serviks

– Dalam rangka memeringati Hari Kartini sekaligus hari jadi Kabupaten Bandung yang ke-376, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan

BPJS Kesehatan Cabang Soreang Gandeng Pemkab Bandung Sosialisasikan Pencegahan Kanker Serviks
tribunjabar/yudha maulana
Peserta sosialisasi IVA dan Pap Smear berfoto bersama 

SOREANG, TRIBUNJABAR.CO.ID – Dalam rangka memeringati Hari Kartini sekaligus hari jadi Kabupaten Bandung yang  ke-376, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial  (BPJS) Kesehatan Cabang Soreang bersinergi dengan Pemerintahan Kabupaten Bandung dalam melakukan pencegahan kanker serviks lewat sosialisasi dan pemeriksaan IVA / Pap Smear di Gedung Moh Toha, Kabupaten Bandung, Jumat (21/4/2017).

Kepala BPJS Cabang Soreang, Jayadi, mengatakan bahwa kanker serviks masuk ke dalam peringkat teratas dari daftar penyakit yang bisa menyebabkan kematian bagi kaum hawa, setelah kanker payudara. Di Indonesia, lanjut Jayadi, telah terjadi 15 ribu kasus kanker serviks. Bahkan, Badan Kesehatan Dunia (WHO) menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara yang paling rawan terkena kanker yang menyerang wilayah kewanitaan tersebut.

“Oleh karena itu, kami dari BPJS Kesehatan Cabang Soreang, melakukan kegiatan untuk mendeteksi dini kanker serviks melalui pemeriksaan IVA dan Pap Smear dalam Bulan Deteksi Dini Kanker Serviks, dan kegiatan ini dilakukan secara nasional dan serentak di berbagai wilayah,” kata Jayadi kepada Tribun, Jumat (21/4/2017).

Dalam Bulan Deteksi Dini Kanker Serviks yang dimulai pada 17-30 April 2017, Jayadi menargetkan 1518 wanita di Kabupaten Bandung telah melakukan pemeriksaan IVA atau Pap Smear. “Lebih baik mencegah daripada mengobati, kita lebih mengedapankan usaha promotif-preventif dan gerakan hidup sehat, kami mengundang perusahaan, pemerintah daerah, SKPD, umum, istri peserta BPJS untuk mengikuti sosialisasi dan pemeriksaan, mudah-mudahan bisa mendapatkan pengetahuan dari narasumber yang kami hadirkan,” ucapnya.

Jayadi mengatakan ada 27 lokasi pemeriksaan IVA / Pap Smear yang terdiri dari puskesmas, laboratorium dan klinik di Kabupaten Soreang yang dipayungi oleh  BPJS Cabang Soreang. “Ini gratis bagi peserta BPJS, mereka boleh memeriksakan diri setiap satu tahun sekali,” katanya.

Dalam kesempatan itu, BPJS Cabang Soreang mendatangkan ahli onkologi dari RSUD Soreang, dr Aditiyo Januajie, SpOG, Mkes yang memaparkan seluk beluk dari kanker serviks. Aditiyo mengatakan, kanker serviks rentan menyergap wanita yang telah menikah atau sering bergonta-ganti pasangan. Ia pun mengatakan bagi wanita yang telah menopause pun disarankan tetap melakukan pemeriksaan Pap Smear secara berkala.

“Selain itu kita juga harus menanamkan pola hidup sehat dan menjaga kebersihan, baik diri sendiri maupun pasangan,” katanya.

Dalam kesempatan itu hadir pula istri Bupati Bandung, Kurnia Agustina Naser yang menjadi tamu kehormatan, Nia pun membuka kegiatan Bulan Deteksi Dini Kanker Serviks di Kabupaten Bandung. “Jadi untuk semua kaum wanita khususnya yang berada di Kabupaten Bandung, kegiatan preventif akan lebih bai, dianjurkan kepada wanita yang telah memiliki keluarga untuk setia kepada pasangan dan melakukan pola hidup bersih, sehat, olahraga teratur seperti yang diamanahkan oleh bapak bupati,” kata Ketua PKK Kabupaten Bandung itu.

Menurut Nia, suksesnya pencegahan kanker serviks bagi wanita tak lepas dari peran suami, termasuk mengizinkan istrinya untuk diperiksa IVA atau Pap Smear. “Suami sayang ke istri dan istri menghargai suami, daripadi mengobati lebih baik promotif-preventif, lebih baik, murah, aman dan terjangkau, kalau sudah pengobatan bisa puluhan juta keluar, akan menggoyahkan rumah juga, sudah jatuh ketiban tangga,” katanya.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia Kabupaten Bandung, dr Yani Sumpena mengatakan deteksi kanker serviks secara dini sangat penting untuk mencegah meluasnya penyebaran sel serviks.  “Sebetulnya himbauan dari kami profesi, bagi para wanita terutama yang sudah menikah rutinlah melakukan pemeriksaan Pap Smear minimal enam bulan sekali,” kata Yani.(dam)

Penulis: dam
Editor: fam
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help