TribunJabar/

Jelajah Tjimahi Heritage

Pesona Kawasan Lama Pertokoan Jalan Gandawijaya Mulai Terkikis Zaman

Nama Toko Ambarawa tidak pernah diganti sejak generasi pertama. Nama Ambarawa merupakan identitas pemilik yang berasal dari Ambarawa Jawa Tengah.

Pesona Kawasan Lama Pertokoan Jalan Gandawijaya Mulai Terkikis Zaman
ISTIMEWA
Ketua Tjimahi Heritage Machmud Mubarok menjelaskan soal sejarah Toko Ambarawa saat jelajah Pertokoan Jl Gandawijaya, Minggu (16/4). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurrahman

CIMAHI, TRIBUNJABAR.CO.ID - KALI pertama memasuki Jalan Gandawijaya, tampak beragam aktivitas perdagangan yang begitu padat. Aneka jenis kebutuhan dijual para pedagang. Mulai perhiasan emas, tekstil, kacamata, apotik, handphone, mebel, barang elektronik, dan kebutuhan rumah tangga.

Sebagian besar pertokoan itu masih dikelola etnis Tionghoa. Namun, ada pula warga pribumi. Mereka membaur hangat dalam keberagaman.

Kawasan Jalan Gandawijaya ini memiliki sejarah panjang. Pada zaman dulu, pusat pertokoan tersebut pernah menjadi tempat belanja seragam para tentara Belanda dan menjadi daerah tujuan belanja warga dari daerah luar Cimahi.

Kemudian, pada 1970'an saat Cimahi masih menjadi bagian dari Kabupaten Bandung, Pemkab sempat memindahkan para pedagang kaki lima (PKL) dari Pasar Antri ke Jalan Gandawijaya hingga membuat kawasan ini menjadi sesak dan semrawut.

Setelah menjadi daerah otonom, Jalan Gandawijaya kembali ditata Pemerintah Kota Cimahi, hingga kondisinya lebih rapi dan bersih dari PKL. Bahkan, sempat ada wacana untuk menjadikan Jalan Gandawijaya seperti Malioboro di Yogyakarta, yang terus hidup saat malam hari. Tapi ide itu kemudian menguap dan tidak pernah direalisasikan.

Perdagangan di Jalan Gandawijaya terus tumbuh. Namun, sisa-sisa bangunan sejarahnya berangsur menghilang. Bangunan-bangunan lawas yang menjadi ciri khas mulai terkikis. Ada yang bertahan, tapi hanya hitungan jari. Mereka yang masih bertahan hanyalah orang-orang yang ingin menjaga warisan keluarga turun-temurun.

Menelusuri Jalan Gandawijaya mulai ujung jalan sisi barat hingga timur, ada satu toko yang masih menyimpan keaslian desain bangunan lawas. Namanya Toko Ambarawa. Toko yang berdiri sejak 1922 itu masih menyajikan pemandangan asli zaman dulu.

Toko Ambarawa tidak besar, tapi menyajikan berbagai macam kebutuhan sandang seperti baju, celana dan kerudung. Bahkan, zaman dulu para Tentara Belanda kerap membeli seragam tentaranya di toko tersebut.

Saat ini Toko Ambarawa sudah dikelola generasi ketiga dari menantunya. Nama Toko Ambarawa tidak pernah diganti sejak generasi pertama. Nama Ambarawa merupakan identitas pemilik yang berasal dari Ambarawa Jawa Tengah.

Halaman
12
Penulis: Nazmi Abdurrahman
Editor: mac
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help