TribunJabar/

Butuh Waktu 6 Bulan dan Dana Rp 250 Miliar untuk Perbaiki Jembatan Patah di Jonggol

Selain itu ia menambahkan bahwa Sungai Cipamingkis yang mengalir dibawah Jembatan adalah sungai yang sakit, artinya rawan terjadi erosi.

Butuh Waktu 6 Bulan dan Dana Rp 250 Miliar untuk Perbaiki Jembatan Patah di Jonggol
tribunnewsbogor
Jembatan jonggol retak dan patah 

JONGGOL, TRIBUNJABAR.CO.ID - Bupati Bogor, Nurhayanti meninjau Jembatan Cipamingkis, Jonggol, Kabupaten Bogor yang mengalami patah.

Nurhayanti tidak sendiri, dia didampingi beberapa pimpinan Muspida dan kepala dinas, termasuk Danrem 061/Suryakencana Kolonel Inf Mirza Agus.

Di lokasi jembatan yang menghubungkan wilayah Jonggol dan Cariu, Nurhayanti mendapatkan penjelaskan dari Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Yani Hasan dan Aji Gunari Kepala Sub Unit Kota dan Kabupaten Bogor Bina Marga dan Pengairan Jawa Barat.

Menurut Aji Gunari, Bina Marga dan Pengairan Jawa Barat sudah berencana melakukan penguatan di Jembatan Cipamingkis.

"Minggu depan pengumuman tendernya," katanya kepada TribunnewsBogor.

Selain itu ia menambahkan bahwa Sungai Cipamingkis yang mengalir dibawah Jembatan adalah sungai yang sakit, artinya rawan terjadi erosi.

Karena menurutnya sekitar 20 km Sungai Cipamingkis memiliki kecuraman hingga 9 meter.

"Ketika hujan deras terjadi akan mengikis lalu menyebabkan amblesnya jembatan," tambahnya.

"Saya sebenarnya sudah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Jawa Barat terkait sungai Cipamingkis," pungkasnya.

Sementara itu ia juga menjelaskan hasil riset dan pemeriksaan tim Gubernur Jawa Barat bersama Kepala Balai Wilayah 1 Dinas Bina Marga Jawa Barat, terdapat beberapa hal soal rencana perbaikan jalan yang juga disampaikan dalam kunjungan itu. Antara lain :

1. Jembatan akan direhabilitasi secara total atau menyeluruh. Mengingat kerusakan jembatan pada badan jalan dan tiang penyangga cukup parah, serta telah terjadi pergeseran kemiringan sampai 40 cm.

2. Untuk pengerjaannya kemungkinan akan membutuhkan waktu yang cukup lama, diperkirakan lebih dari 6 bulan.

3. Diperlukan jalur alternatif untuk menuju Kecamatan Cariu dan Cianjur.

4. Dengan panjang Jembatan 100 meter persegi, lebar 7 meter persegi, dan ketinggian 20 meter persegi, maka diperkirakan akan membutuhkan biaya sekitar Rp 250 miliar.(*)

Editor: Ferri Amiril Mukminin
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help