TribunJabar/

Sumpena dan Iwik Tewas Setelah Menubruk Angkutan Kota

Seorang wanita dan pria tewas setelah terlibat kecelakaan di Jalan AH Nasution, Kecamatan Ujungberung

Sumpena dan Iwik Tewas Setelah Menubruk Angkutan Kota
shutterstock
Jenazah. 

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Seorang wanita dan pria tewas setelah terlibat kecelakaan di Jalan AH Nasution, Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung, Minggu (16/4/2017). Setidaknya dua unit sepeda motor dan satu unit angkot terlibat dalam kecelakaan yang terjadi pukul 05.15 WIB.

Informasi yang dihimpun Tribun, wanita dan pria nahas itu diketahui mengendarai sepeda motor Yamaha Mio dengan plat nomor D 6510 HE. Korban tewas diketahui bernama Sumpena (35), warga Kecamatan Babakan Ciparay, Kabupaten Bandung, dan Nyonya Iwik (44), warga Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung.

"Keduanya meninggal dunia di lokasi kejadian," kata Kanit Laka Polrestabes Bandung, AKP Hendra Hasibuan, kepada Tribun melalui sambungan telepon, Minggu (16/4/2017).

Peristiwa nahas itu, kata Hendra, bermula ketika Sumpena dan Iwik mengendarai sepeda motor dari arah Kecamatan Ujung Berung, Kota Bandung menuju Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung.

Di lokasi kejadian, kata dia, sepeda motor yang dikemudikan Sumpena itu menyenggol sepeda motor Honda Beat dengan plat nomor F 4615 XS. Sepeda motor yang dikemudikan Ujang Purnama (38), warga Kabupaten Sukabumi, itu datang dari arah berlawanan atau dari arah Kecamatan Cileunyi menuju Kecamatan Ujung Berung.

"Kemudian sepeda motor yang dikendarai korban meninggal oleng ke kanan," kata Hendra.

Lantas, Hendra mengatakan, datang angkot yang dikemudikan Agus Mulyadi dari arah Kecamatan Cileunyi di waktu yang bersamaan. Tak ayal, sepeda motor yang dikendarai Sumpena dan Iwik menubruk angkot dengan plat nomor D 1965 BD di lokasi kejadian.

Untuk penyebab kecelakaan sendiri belum bisa dipastikan. Tapi korban mengendarai kendaraanya agak ke tengah sehingga menyenggol sepeda motor dari arah berlawanan sampai bertubrukan dengan angkot," kata Hendra.

Hendra mengatakan, pihaknya masih mencari keterangan saksi untuk memastikan penyebab kecelakaan tersebut. Sebab, kata dia, kendaraan yang terlibat kecelakaan layak jalan. Selain itu, tak ada pengemudi yang mabuk atau di bawah pengaruh alkohol ketika berkendaraan.

"Penyebab pastinya apakah mengantuk atau hal lainnya masih didalami. Sopir angkot juga masih dimintai keterangan. Jenazah korban sendiri sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Hasan Sadikin sebelum dikembalikan ke keluarganya," kata Hendra seraya menyebut Sumpena merupakan adik ipar Iwik. (cis)

Penulis: cis
Editor: fam
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help