TribunJabar/

Curug Citambur Pernah jadi Lokasi Syuting Dewi Perssik

Wisata alam air terjun, Curug Citambur menjadi salah satu magnet wisata di kawasan Canjur Selatan

Curug Citambur Pernah jadi Lokasi Syuting Dewi Perssik
yudha maulana
Curug Citambur di Kampung Rawa Getok, Desa Karangjaya, Kecamatan Pasirkuda, Kab Cianjur. Wana wisata alam diperbatasan Bandung-Cianjur ini mulai dilirik oleh wisatawan lokal maupun asing. 

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Wisata alam air terjun, Curug Citambur menjadi salah satu magnet wisata di kawasan Canjur Selatan. Karena pesonanya, air terjun yang terletak di perbatasan Bandung-Cianjur Selatan ini pernah dijadikan lokasi syuting oleh biduan ibukota, Dewi Persik untuk sinetron yang dibintanginya.

Secara administratif, Citambur berada di Kampung Rawa Getok, Desa Karangjaya, Kecamatan Pasirkuda, Kabupaten Cianjur. Dengan ketinggan air terjun 100 meter, menjadikan Citambur sebagai air terjun tertinggi di Jawa Barat sekaliguis ketujuh tertinggi di Indonesa.

Konon, nama Citambur dihubungkan dengan legenda setempat, yakni Prabu Tanjung Sanghyang Anginan yang kerap mengunjungi tempat tersebut untuk bersuci dan bersemedi. Kedatangan sang prabu dIikuti oleh pengikutnya yang menabuh alat musik tambur atau dogdog yang bunyinya terdengar hingga ke pelosok desa.

Cerita lainnya, nama Citambur berasal dari suara deburan air dari atas tebing yang menghujam bebatuan di bawahnya sehingga menimbulkan bunyi seperti suara tambur. Entah mana yang benar, yang jelas Pasir Angin menjadi nama sebuah desa yang berdampingan dengan Desa Karangjaya.

Kontur air terjun yang bertingkati-tingkat berbaur serasi dengan rindangnya pepohonan. Air yang turun dari mata air wilayah Resort Pemangkuan Hanyawar Timur 2 itu sangat jernih. Namun, pengunjung tak disarankan berenang di sana, mengingat derasnya air dan curamnya bebatuan.

Kearifan flora dan fauna di wana wisata alam ini masih terjaga. Pohon Rasamala yang merupakan salah satu pohon eksotis dari Tanah Pasundan, tumbuh subur di sini. Begitu pun dengan berbagai jenis hewan seperti kera, luwak hingga kijang pun masih dapat ditemui di wilayah lahan yang dikelola Perhutani itu.(dam)

Penulis: Yudha Maulana
Editor: Ferri Amiril Mukminin
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help