TribunJabar/

VIDEO - Lembang Diserbu Wisatawan, Arus Kendaraan di Jalan Utama dan Alternatif Pun Macet

Kepadatan kendaraan pun tidak hanya terjadi di jalan utama saja, terpantau di jalan alternatif dari arah Bandung melalui akses jalan Punclut Bandung

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin

LEMBANG, TRIBUNJABAR.Co.ID - Memasuki hari kedua libur panjang akhir pekan yang bertepatan dengan peringatan wafatnya Isa Almasih, antrean panjang baik kendaraan roda dua maupun roda empat tampak terjadi di beberapa ruas jalan di kawasan Wisata Lembang Kabupaten Bandung Barat (KBB), Sabtu (15/04). Hari Sabtu diprediksi menjadi puncak padatnya arus lalu lintas di kawasan Lembang.

Pantauan Tribun dari siang hingga sore, Kepadatan arus kendaraan di sejumlah titik jalan menuju sejumlah kawasan wisata tersebut, didominasi oleh kendaraan roda dua dan empat dari luar kota dan luar daerah. Antrean kendaraan terasa cukup signifikan dari mulai jam 10 siang.

Antrean arus kendaraan yang diperkirakan sepanjang 5 KM, seperti tampak terjadi dari arah Subang menuju Lembang tepatnya selepas kawasan wisata alam Tangkuban Perahu dan Grafika hingga pasar Panorama Lembang dan pertigaan jalan wisata Floating Market. Para pengemudi baik roda empat dan roda dua harus sabar merayap saat mengemudikan kendaraannya.

Antrean panjang juga terjadi dari mulai selepas pertigaan Beatrix hingga bunderan pasar Panorama Lembang dan Jalan Maribaya Lembang yang berjarak sekitar 1 KM. Sementara dari arah Bandung melalui akses jalan Maribaya Lembang, kepadatan kendaraan terjadi di jalan dekat lokasi wisata De Ranch.

Padatnya arus kendaraan juga terasa di jalan raya Lembang tepatnya di dekat lokasi wisata Farmhouse hingga Jalan Setiabudi Bandung. Akibat tempat parkir yang sudah tidak bisa lagi menampung kendaraan dilokasi wisata tersebut, menyebabkan arus kendaraan di jalan utama atau jalan raya Lembang terpaksa harus sabar menghadapi antrian panjang baik dari arah Bandung menuju Lembang ataupun sebaliknya.

Kepadatan kendaraan pun tidak hanya terjadi di jalan utama saja, terpantau di jalan alternatif dari arah Bandung melalui akses jalan Punclut Bandung yang keluar dari jalan raya lembang tepatnya di depan pasar Panorama, antrian kendaraan terjadi tepat di tanjakan jalan punclut. Selain itu, jalan Dago giri dari arah Bandung menuju Lembang pun mengalami kepadatan kendaraan yang sama.

Kanit Lantas Polsek Lembang, AKP Asep Ratman mengakatan, kepadatan arus kendaraan di sejumlah ruas jalan kawasan Lembang mulai terasa dari mulai siang. Padatnya arus kendaraan paling signifikan tampak terjadi di jalan raya Lembang tepatnya di lokasi wisata Farmhouse.

"Karena parkiran farmhouse sudah tidak bisa menampung lagi kendaraan, akhirnya keluar masuk kendaraan dari parkiran yang disediakan warga di pinggir-pinggir jalan menyebabkan tersendatnya arus kendaraan di jalan utama," katanya di sela-sela pantauan arus lalu lintas di kawasan Lembang.

Selain itu, lanjut Asep, arus kendaraan padat merayap pun terjadi di jalan Raya Lembang dari arah Subang menuju Lembang tepatnya selepas turunan Cikole hingga bunderan Pasar Panorama-Jalan Maribaya Lembang. Faktor padatnya arus kendaraan, selain badan jalan yang tidak bisa menampung jumlah volume kendaraan, area parkir yang sudah tidak bisa menampung kendaraan di sejumlah lokasi wisata pun menjadi penyebab lainnya. (mud)

Penulis: Mumu Mujahidin
Editor: mac
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help