Sensasi Segar dan Khasiat Jeruk Baby untuk Tulang

Sensasi segar begitu terasa saat menyeruput minuman jeruk yang telah diperas. Tidak begitu manis, tapi tak ada sedikit pun rasa asam

Sensasi Segar dan Khasiat Jeruk Baby untuk Tulang
tribunjabar/isa rian fadillah
Jeruk Baby 

TRIBUNJABAR.CO.ID -- Sensasi segar begitu terasa saat menyeruput minuman jeruk yang telah diperas. Tidak begitu manis, tapi tak ada sedikit pun rasa asam. Minuman ini begitu cair, di dalamnya masih ada sedikit butiran jeruk yang terbawa.

Minuman tersebut bisa didapat di Fasafa. Minuman ini benar-benar murni jeruk, tanpa ada campuran gula. Hanya jeruk baby yang digunakan. Jeruk baby langsung didatangkan dari Malang oleh pemilik Fasafa. Ukuran jeruk sedikit lebih besar dari jeruk biasa. Uniknya, jeruk baby tidak memberikan rasa asam meski warna jeruk masih hijau.

Menurut Mahnur Ichsan keluarga dari pemilik Fasafa, jeruk baby memang khusus digunakan untuk diperas. Jeruk yang dipanen di musim hujan tidak memberikan rasa manis semaksimal jeruk musim kemarau. Jeruk baby pun punya karakter unik lainnya. Jeruk berkulit tipis mengandung lebih banyak air ketimbang jeruk berkulit tebal.

Minuman jeruk tersebut disajikan di dalam gelas plastik ukuran 10 oz. Satu gelas tersebut dihasilkan dari tiga hingga lima butir jeruk ukuran kecil. Sedangkan jeruk besar hanya butuh dua butir.

Satu gelas jeruk baby bisa dinikmati dengan harga Rp 10 ribu.

Diungkapkan Mahnur, ada daya tarik tersendiri dari memeras jeruk baby.

"Selain suka minuman ini karena alami dan banyak manfaatnya, pembeli juga bisa langsung melihat proses memerasnya. Mereka senang melihatnya," ungkap Mahnur

Ia juga kerap menerima tanggapan positif tentang jeruk baby. Pelanggannya yang rutin meminum jeruk baby merasakan perbedaan pada bagian tulang.

"Dia bilang nyeri-nyeri tulang hilang. biasanya ditekuk sakit tapi dia rutin beli jeruk ini jadi enggak," ucapnya.

Fasafa kerap memasarkan minuman jeruknya di event kuliner di berbagai kota. Khusus di Pasar Rakyat di halaman Masjid Istiqamah Bandung, rata-rata 60 kilogram jeruk habis dalam sehari. Bahkan, Fasava pernah laku keras di event tersebut dengan menghabiskan 100 kilogram jeruk sehari.

Dalam seminggu, Fasafa memasok jeruk sebanyak dua kali. Sekali pasok berjumlah 500 kilogram jeruk. Jeruk yang masih hijau bisa bertahan hingga dua minggu sebelum membusuk. Sedangkan jeruk kuning hanya bisa bertahan satu minggu.

"Jeruk ini kurang cocok kalau diblender. Karena ini daging jeruk menyatu sama kulit," ujarnya.

Di Bandung, ada 10 penjual jeruk baby yang seluruhnya memasok dari Fasafa.

Fasava bisa didapat di sekitar Gor Saparua Bandung setiap Senin hingga Kamis. Setiap Jumat Fasava beroperasi di Antapani. Khusus Sabtu dan Minggu, Fasava membuka stan di Masjid Istiqamah Bandung. (ee)

Penulis: Isa Rian Fadilah
Editor: fam
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help