TribunJabar/

Ini Dia Dampak Negatif Pakai Gadget Berlebihan Pada Anak dan Remaja

Sejumlah guru bimbingan konseling dari berbagai daerah di Jawa Barat, Jakarta dan Banten diberikan materi terkait problematika remaja

Ini Dia Dampak Negatif Pakai Gadget Berlebihan Pada Anak dan Remaja
thinkstockphotos
Ilustrasi 

CIMAHI, TRIBUNJABAR.CO.ID -- Sejumlah guru bimbingan konseling dari berbagai daerah di Jawa Barat, Jakarta dan Banten diberikan materi terkait problematika remaja di era digital, di Aula Fakultas Kedokteran, Universitas Jendral Ahmad Yani, (Unjani) Kota Cimahi, Sabtu (1/4/2017).

Iis Inayati Rahmat, Wakil Dekan I bidang akademik, Fakultas Kedokteran Universitas Jendral Ahmad Yani (Unjani) mengatakan penggunaan gawai atau gadget seperti smartphone dan tablet secara berlebihan dapat memberikan dampak negatif pada anak dan remaja.

Menurut Iis, saat ini banyak orang tua mengeluhkan kondisi anaknya yang lebih asyik bermain gawai ketimbang berinteraksi dengan keluarga dan lingkungan sekitar.

Bahkan, pada beberapa kondisi, anak-anak menjadi sulit belajar karena tidak bisa lepas dari gawai.

"Kondisi itu salah satunya yang mendorong kita untuk mengundang para guru agar mereka mendapatkan pengetahuan tentang efek buruk gadget bagi anak dan remaja,"ujar Iis, saat ditemui di Aula Fakultas Kedokteran Unjani, Jalan Terusan Jendran Sudirman, Kota Cimahi, Sabtu (1/4/2017).

Menurutnya, anak-anak dan remaja sekarang, paling banyak ketergantungan dengan gadget.

"Jadi nanti guru-guru itu tahu apa yang harus dilakukan terhadap siswanya di sekolah. Sebagai guru bimbingan konseling, kan harus peka terhadap kondisi kejiwaan anak didiknya," katanya.

Dalam seminar tersebut, para guru mendapatkan materi mulai dari efek buruk gadget, sampai dampak gadget terhadap kejiwaan.

"Kita berharap bisa meminimalisir dampak negatif gadget, dan menambah kualitas guru bimbingan konseling dalam menjalankan perannya, sehingga bisa mengatasi permasalahan siswa," katanya. (bb)

Penulis: Nazmi Abdurrahman
Editor: fam
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help