TribunJabar/

Ketua REI Jabar Sebut NJOP Baru Masih Wajar

Ketua REI Jawa Barat, Irfan Firmansyah, mengatakan penetapan baru tarif nilai jual objek pajak (NJOP) PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) dinilai wajar, kar

Ketua REI Jabar Sebut NJOP Baru Masih Wajar
ISTIMEWA
Ilustrasi Kanwil Pajak Jawa Barat 

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Ketua REI Jawa Barat, Irfan Firmansyah, mengatakan penetapan baru tarif nilai jual objek pajak (NJOP) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dinilai wajar, karena selalu ada penyesuaian untuk NJOP di setiap daerah termasuk di Kota Bandung. Meski begitu, penetapan NJOP juga harus memperhatikan beberapa hal.

Dicontohkan, pertumbuhan NJOP harus disesuaikam dengan pertumbuhan disekitarnya, dalam hal ini lokasi yang NJOP nya dinaikkan. Penetapan NJOP juga harus melihat kondisi pasar. "Jangan sampai pertumbuhan NJOP tidak sesuai dengan pertumbuhan di sekitarnya , atau pertumbuhannya lebih tinggi dari NJOP-nya. Hal-hal seperti ini harus diperhatikan," katanya malalui sambungan telepon.

Contoh lainnya, ada salah satu kota yang penetapan NJOP nya tidak sesuai dengan kondisi pasar atau pertumbuhannya tidak sesuai dengan nilai NJOP yang ditetapkan. Untuk kota Bandung, menurutnya tidak seperti itu. Namun bila penetapan NJOP terlalu tinggi, pihaknya juga mengkhawatirkan akan memberatkan biaya pajak bangunan bagi konsumen.

"Dengan catatan, kalau terlalu tinggi yah, pasti ada kekahawatiran. Tapi kita belum lihat seperti apa (penetapan NJOP di kota Bandung), karena baru April nanti. Tapi kita berharap penetapan ini bisa membantu kota Bandung lebih berkembang ke arah yang positif pastinya," katanya. (tif)

Penulis: Siti Fatimah
Editor: Darajat Arianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help