TribunJabar/

Hati-hati, Harga Rumah di Situs Properti Mudah Dimanipulasi

Country Manager Rumah.com Wasudewan mengingatkan calon pembeli untuk mewaspadai harga-harga rumah di situs-situs rumah atau properti.

Hati-hati, Harga Rumah di Situs Properti Mudah Dimanipulasi
Gani Kurniawan
ILUSTRASI PAMERAN PERUMAHAN

JAKARTA, TRIBUNJABAR.CO.ID - Country Manager Rumah.com Wasudewan mengingatkan calon pembeli untuk mewaspadai harga-harga rumah di situs-situs rumah atau properti. Menurutnya, harga rumah yang sebenarnya, bisa berbeda dengan yang tertera pada situs penjualan.

Penyebabnya bisa karena iklan rumah tidak diperbarui atau karena agen memasang harga semaunya.

"Konsumen yang mencari rumah melalui situs membutuhkan data yang otentik, khususnya soal harga," ujar Wasudwan, kepada KompasProperti, di Jakarta, Rabu (30/3/2017).

Dia menuturkan, berbagai upaya pemasaran dilakukan oleh agen properti atau broker, misalnya dengan menetapkan harga yang naik setiap Senin atau sebulan sekali.

Sementara iklan yang terpampang pada situs properti, tidak secara otomatis diperbarui. 

Tidak jarang, konsumen menemukan iklan rumah dengan harga yang diinginkan, tetapi ketika dikonfirmasi ke agen, angkanya berbeda.

Perbedaannya bisa jadi lebih murah, atau lebih mahal dari harga yang tertera pada situs.

"Para spekulan dapat menentukan harga semaunya yang tidak sesuai harga pasar untuk mendapat keuntungan maksimal," kata Wasudewan.

Meski demikian, ia mengklaim pada Rumah.com, kebenaran harga bisa dipercaya hingga setingkat 70-80 persen.

Pasalnya, harga pada iklan-iklan rumah yang masuk telah disortir dan dicek kembali ke pemasang atau agen properti.

Selain dicek ke pihak yang bersangkutan, iklan-iklan rumah juga ditinjau kembali dari sisi fasilitas, akses, dan faktor lainnya untuk memastikan harga tersebut wajar.

"Memang ada kemungkinan 20 persen iklan lolos dari moderasi kita, tapi kita berusaha untuk memfilter 10.000 iklan yang masuk setiap harinya," kata Wasudewan.  (Arimbi Ramadhiani)

Editor: Darajat Arianto
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help