TribunJabar/

Infrastruktur

Jembatan Penghubung Purwakarta-Subang Rampung Dibangun, Mobil Kini Bisa Lalu Lalang

Bertahun-tahun sebelumnya, kedua daerah itu hanya dihubungkan jembatan bambu sepanjang 100 meter dengan lebar hanya dua meter.

Jembatan Penghubung Purwakarta-Subang Rampung Dibangun, Mobil Kini Bisa Lalu Lalang
TRIBUN JABAR/MEGA NUGRAHA
Jembatan penghubung Purwakarta-Subang sebelumnya menggunakan jembatan bambu, tampak Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi melintasi jembatan itu. 

PURWAKARTA,TRIBUNJABAR.CO.ID - Jembatan penghubung di perbatasan Kabupaten Purwakarta dan Subang di Desa Cijunti Kecamatan Cibatu dan Desa Bale Bandung Jaya Kecamatan Pabuaran rampung dibangun.

Bertahun-tahun sebelumnya, kedua daerah itu hanya dihubungkan jembatan bambu sepanjang 100 meter dengan lebar hanya dua meter. Jembatan yang dibangun Pemkab Purwakarta menelan biaya Rp 11 miliar itu berbahan besi dan beton dengan panjang sekitar 100 meter dengan lebar sekitar 9 meter.

Meski jembatan rapung dibangun, namun akses jalan masih berupa batuan hasil pengerasan. Pantauan Tribun, berbagai kendaraan kecil maupun truk lalu lalang melewati jembatan tersebut dari arah Purwakarta maupun Subang.

Padahal jauh sebelumnya, kedua daerah ini sama sekali tidak bisa diakses kedaraan roda empat atau lebih. Umumnya, truk-truk tersebut membawa berbagai barang, mulai dari material pasir hingga batu maupun komoditas dagangan lainnya.

"Sekarang jalan sini jadi ramai karena sudah ada jembata penghubung. Padahal dulu mah mobil atau truk tidak bisa lewat sini," ujar Aja (45) warga asal Subang saat ditemui di sebuah warung di dekat jembatan, Selasa (21/3).

Aja menjelaskan, setiap harinya ratusan pengguna motor melintasi jembatan itu. Mayoritas mereka warga Subang yang bekerja di sejumlah pabrik di kawasan industri Kecamatan Cibatu Kabupaten Purwakarta.

"Hampir 24 jam nonstop motor lalu lalang disini. Mereka dari Subang bekerja di pabrik-pabrik di Purwakarta," ujar Aja.

Kondisi itu kata Dede Tajudin (48) merupakan perubahan yang signifikan bagi warga di dua desa terpencil di Purwakarta dan Subang itu.

"Soalnya dulu disini sepi sekali, paling-paling motor yang lewat itupun lewat jembatan bambu yang digantung dan lebarnya kecil sekali," katanya.

Hanya saja, meski jembatan sudah dibangun beton dengan rangka besi, namun jalan penghubung melintasi jembatan itu masih belum diaspal beton. Jalan masih dalam tahap pengerasan yang terdiri dari jalan bebatuan dan tanah merah.

"Katanya sih tidak lama lagi mau dibereskan jalannya dengan dibeton oleh Pemkab Purwakarta, semoga cepat dibereskan saja jalannya," kata dia.(men)

Penulis: Mega Nugraha
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help