TribunJabar/

Sejak Awal 2017 Tercatat 40 Orang Terkena DBD di Cimahi

Berdasarkan data Dinkes Cimahi, selama tiga tahun terakhir dari 2015 sampai 2017, kasus warga yang terkena DBD selalu . . .

Sejak Awal 2017 Tercatat 40 Orang Terkena DBD di Cimahi
DOKUMENTASI KOMPAS
Waspada Nyamuk Demam Berdarah. 

Laporan Nazmi Abdurrahman

CIMAHI, TRIBUNJABAR.CO.ID - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi, menyatakan bahwa semua wilayah di Kota Cimahi endemik penyakit Demam berdarah dengue (DBD).

Berdasarkan data Dinkes Cimahi, selama tiga tahun terakhir dari 2015 sampai 2017, kasus warga yang terkena DBD selalu meningkat.

Sekretaris Dinkes Cimahi, Fitriani Manan, mengatakan, pada 2015 terjadi 797 kasus dan lima orang diantaranya meninggal akibat terkena DBD.

Kemudian pada 2016, terjadi lonjakan penderita DBD, dengan jumlah 1036 orang, dan menyebabkan enam penderitanya meninggal dunia.

"Pada Januari 2017, sudah terlaporkan ada 40 kasus, walaupun memang untuk kasus sekarang belum ada laporan kematian, dan mudah-mudahan sampai akhir tahun tidak ada," ujar Fitriani, saat ditemui di Kompleks pemerintahan Kota Cimahi, Senin (20/3/2017).

Menurut Fitriani, penyakit yang disebabkan oleh virus dengue itu akan menyerang sel-sel darah, yang disebabkan gigitan nyamuk Aades aegypti. Penyakit ini, dapat menyerang siapa saja dan kapan saja.

Selain itu sambung Fitriani, meningkatnya kasus DBD juga biasanya dipicu oleh anomali cuaca yang susah ditentukan perubahannya. (bb)

Penulis: Nazmi Abdurrahman
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help