Pilwalkot Bandung

Presenter Farhan Nyatakan Siap Maju Jika Dicalonkan dalam Pilwalkot Bandung

Menurut Farhan, sebagai warga Kota Bandung sudah semestinya untuk bersiap dan menyiapkan siapa pengganti yang . . .

Presenter Farhan Nyatakan Siap Maju Jika Dicalonkan dalam Pilwalkot Bandung
DOKUMENTASI TRIBUNNEWS
Direktur Marketing PT PBB, M Farhan

Laporan Muhamad Nandri Prilataman

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Artis sekaligus presenter asal Kota Bandung, Muhammad Farhan atau biasa dikenal dengan Farhan, mengaku siap jika dicalonkan menjadi Wali Kota Bandung menggantikan Ridwan Kamil yang rencana maju dalam perebutan gubernur Jawa Barat 2018.

Menurut Farhan, sebagai warga Kota Bandung sudah semestinya untuk bersiap dan menyiapkan siapa pengganti yang layak menjadi Wali Kota Bandung selanjutnya. Apa yang telah dilakukan oleh Wali Kota Bandung bersama pasangannya sudah membuat Bandung menjadi kota yang memiliki perubahan dari segi apapun.

"Saat ini kami mesti siap mencari atau bahkan menjadi pengganti pak Wali (Ridwan Kamil). Tapi semangatnya pun harus disamakan dengan apa yang telah menjadi semangat Kang Emil, untuk memastikan keberlanjutan program yang telah dirintis," kata Farhan saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (20/3/2017)

Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil pun sempat menyebut telah ada delapan nama yang digadang-gadang menjadi suksesornya memimpin Kota Bandung, salahsatunya yaitu Farhan. Farhan pun menanggapinya dengan santai.

"Saya mah ayeuna (sekarang) kerja dulu aja seperti biasa. Lagipula kan yang namanya calon kuat itu kalau sudah dapat komitmen dari partai pendukung, sedangkan jika hanya bagus di lembaga survei mah atuh tong kageeran (jangan gede rasa)," ujarnya.

Ketika disinggung bahwa Farhan salahsatu kandidat yang menjadi permintaan Emil sapaan Ridwan Kamil, Farhan pun menegaskan akan menerimanya jika memang tujuan untuk menjaga keberlanjutan perkembangan Kota Bandung.

"Ya saya sih hayu wae (ayo saja, Red). Insya Allah namanya panggilan amanat mah ayo saya laksanakan. Tapi, prosesnya itu kan ada yang perlu dijalani yakni didukung oleh partai. Nah, sebelum ada dukungan partai, maka santai saja bekerja seperti biasa," jelas dia. (ff)

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: ddh
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help