Polisi Dalami CCTV untuk Ungkap Pengeroyokan yang Menimpa Pemred Radio PRFM

"Kami masih melakukan penyelidikan, terutama mencari tahu motifnya itu apa," ujar Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Hendro Pandowo

Polisi Dalami CCTV untuk Ungkap Pengeroyokan yang Menimpa Pemred Radio PRFM
TRIBUN JABAR / GANI KURNIAWAN
KAPOLRESTABES BANDUNG - Komisaris Besar (Kombes) Polisi Hendro Pandowo menyampaikan sambutan pada acara pisah sambut di Mapolrestabes Bandung, Jalan Merdeka, Kota Bandung, Rabu (14/12/2016). Kapolrestabes Bandung ini sebelumnya menjabat Analis Kebijakan Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri yang menggantikan posisi Kombes Pol Winarto yang akan menempati posisi barunya di Dirlantas Polda Sulawesi Selatan. 

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Polisi masih mendalami terkait dugaan pengeroyokan yang menimpa pemimpin redaksi (pemred) salah satu radio di Kota Bandung. Untuk mengungkap kasus tersebut, polisi masih meneliti CCTV dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi.

"Kami masih melakukan penyelidikan, terutama mencari tahu motifnya itu apa," ujar Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Hendro Pandowo saat ditemui di Markas Polrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Senin (20/3/2017).

Sejauh ini, kata Hendro, penyidik Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polrestabes Bandung sudah mengantongi CCTV yang berada di sekitar tempat kejadin perkara (TKP) di simpang lima.

"Rekaman CCTV masih kami teliti. Cepat atau lambat akan kami ungkap," katanya.

Seperti diketahui, Muhammad Fauzi, pemred radio PRFM menjadi korban kejahatan yang terjadi di simpang lima Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Minggu (19/3/2017) dini hari pukul 02.00. Kala itu, Fauzi usai bekerja hendak membeli sate di Jalan Asia Afrika.

Saat melintas, diketahui Fauzi ditabrak lalu dikeroyok oleh sejumlah orang tak dikenal yang juga mengendarai sepeda motor. Akibat peristiwa itu, Fauzi mengalami patah tulang bagian bahu sebelah kanan.

Menyusul adanya peristiwa ini, Hendro pun meminta masyarakat untuk tetap tenang. Polisi kan bekerja maksimal menjaga keamanan wilayah Kota Bandung.

"Masyrakat tidak perlu resah, kami sudah mengantisipasi dengan langkah-langkah preventif seperti patroli," katanya. (dra)

Penulis: dra
Editor: dia
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help