TribunJabar/

Pilgub Jabar

Pengamat Politik Membaca Peluang PDIP Dukung Ridwan Kamil sangat Besar

Emil sapaan akrab Wali Kota Bandung itu, kata Adiyana, bisa saja masuk proses penjaringan sebagai kandidat yang akan diusung PDI Perjuangan

Pengamat Politik Membaca Peluang PDIP Dukung Ridwan Kamil sangat Besar
TRIBUN JABAR/RAGIL WISNU SAPUTRA
Pengamat Komunikasi Politik, Adiyana Slamet 

JATINANGOR, TRIBUNJABAR.CO.ID - Pengamat Komunikasi Politik yang juga Direktur Lingkar Kajian Komunikasi Politik, Adiyana Slamet mengatakan, tidak menutup kemungkina jika PDI Perjuangan juga akan mengusung Ridwan Kamil sebagai kandidat pada Pilgub Jabar 2018 mendatang.

Emil sapaan akrab Wali Kota Bandung itu, kata Adiyana, bisa saja masuk proses penjaringan sebagai kandidat yang akan diusung PDI Perjuangan, dan hal itu menjadi sangat dinamis.

Pasalnya, lanjut Adiyana, jika dilihat dari peta politiknya, Emil bahkan sudah membangun komunikasi politik dengan partai berlambangkan banteng tersebut. Meski komunikasi politik yang dibangun oleh Emil dengan PDI Perjuangan tidaklah gamblang.

“Mungkin saja ada kejutan dari PDI Perjuangan untuk mengusung Emil. Kalau dilihat, komunikasi politiknya sudah dibangun jauh-jauh hari. Misal, Emil beberapa kali datang mengisi acara PDI Perjuangan dan lain sebagainya. Komunikasinya malah lebih dulu dengan PDI Perjuangandari pada dengan NasDem. Seperti komunikasi politik dengan simbol. Seperti saat merubah nama Jalan Cikapundung menjadi nama Sukarno,” ujar Adiyana di Kampus Unpad Jatinangor, Senin (20/3).

Dengan peta politik seperti itu, lanjut Adiyana, maka peluang NasDem dan PDI Perjuangn untuk berkoalisi pada Pilgub Jawa Barat 2018 bisa saja terjadi. Pasalnya, peluang koalisi dalam politik sangatlah dinamis. Terlebih koalisi akan terbentuk jika PDI Perjuangan sudah secara sah memunculkan kandidat yang akan diusung untuk mendampingi atau keputusan hanya untuk mengusung saja.

Pasalnya, lanjut Adiyana, sebagai partai terbesar di Jawa Barat, PDI Perjuangan memiliki political plan yang tidak sekedar hanya akan mengusung Emil saja. PDI Perjuangan, kata Adiyana, pasti juga akan menentukan kandidat untuk mendampingi Emil. Atau bahkan, membalik keadaan posisi calon gubernur dan calon wakil gubernurnya.

“Karena ada political plan itu bisa saja membalikkan posisi. Karena ada beberapa pilihan. Dan tidak mungkin PDI Perjuangan tidak mengusung kadernya. Pasti mengusung kader. Apakah nanti sebagai cagub atau cawagubnya. Bis jadi dua-duanya jika komunikasi politik yang dibangun Emil menemukan jalan buntu. Walau pun sebetulnya proses penjaringan masih tiga bulan lagi,” kata dia.(raw)

Penulis: raw
Editor: dia
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help