TribunJabar/

Pembangunan Jalan di Arjasari oleh Pasukan Loreng Diharapkan Bantu Roda Ekonomi Warga

Selain membangun jalan sepanjang 1,3 KM, tentara bersama warga pun akan membuat tembok penahan tebing dan batu rambat.

Pembangunan Jalan di Arjasari oleh Pasukan Loreng Diharapkan Bantu Roda Ekonomi Warga
TRIBUN JABAR/Yudha Maulana
Wakil Bupati Bandung Gungun Gunawan berbincang dengan warga di Desa Arjasari, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Senin (20/3/2017). 

ARJASARI, TRIBUNJABAR.CO.ID - Wakil Bupati Kabupaten Bandung, Gungun Gunawan meninjau langsung Desa dan Kecamatan Arjasari, yang akan menjadi lokasi digelarnya Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) pada Senin (20/3/2017).

Menurut Gungun, kegiatan tersebut akan membantu percepatan pembangunan wilayah Arjasari, Lebakwangi dan Wargaluyu. Pasalnya, kegiatan yang dilakukan oleh pasukan loreng ini membuka akses jalan menuju tempat-tempat strategis di wilayah Arjasari.

"Ini membuka akses jalan yang dibutuhkan masyarakat, semoga bisa meningkatkan roda perekonomian dengan membuka akses jalan dari desa ke pusat," kata Gungun di Desa Arjasari, Senin (20/3/2017).

Gungun melakukan peninjauan bersama dengan Dandim 0609/Kabupaten Bandung Letkol Arh Andre Wira, didampingi Kepala Desa Arjasari Rosiman.

"Sekarang kita sedang membangun Tol Soroja, untuk masuk dan keluar dari Kabupaten Bandung tapi belum cukup, harus ada yang menghubungkan antara ibukota (kabupaten) dengan desa," ucapnya.

Selain membangun jalan sepanjang 1,3 KM, tentara bersama warga pun akan membuat tembok penahan tebing dan batu rambat.

Menurut Gungun, setelah jalan selesai dibangun, pengelolaan akan diberikan kepada pihak desa dengan dinas terkait. "Nanti setelah dari desa baru akan ada pengusulan apakah jalan ini akan menjadi jalan kabupaten atau bagaimana," ucapnya.

Dandim 0609, Andre Wira mengatakan kegiatan pra-TMMD ini tak melibatkan kucuran dana dari komando atas. "Kita bersama-sama saja dengan warga, mereka sangat antusias memberikan bantuan tenaga, " katanya.

Kepala Desa Arjasari, Rosiman, mengatakan pihaknya mengusulkan pembuatan irigasi disamping pembuatan jalan."Alhamdulillah warga juga siap membantu," ucapnya.

Kepala UPT Wilayah Pangalengan, Dinas Pembangunan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dudi Rudiana mengatakan pihaknya akan menurunkan stoom dan backhoe. "Asalnya jalan itu jalan, setapak, nanti akan menjadi jalan desa, pemeliharaannya akan kami bantu," katanya.(dam)

Penulis: Yudha Maulana
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help