TribunJabar/

Pengeroyokan

Apakah Pengeroyok Pemred Radio di Bandung Geng Motor? Ini Penjelasan Polisi

"Sepertinya bukan geng motor, bisa jadi hanya bergerombol saja. Tetapi kami masih akan mendalami sampai penyelidikan dan penyidikan bisa terungkap,"

Apakah Pengeroyok Pemred Radio di Bandung Geng Motor? Ini Penjelasan Polisi
TRIBUN JABAR/DONY INDRA RAMADHAN
Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Hendro Pandowo 

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo menyebut pelaku dugaan pengeroyokan terhadap Muhammad Fauzi, pemimpin redaksi PRFM bukanlah geng motor.

"Sepertinya bukan geng motor, bisa jadi hanya bergerombol saja. Tetapi kami masih akan mendalami sampai penyelidikan dan penyidikan bisa terungkap," ujar Hendro saat ditemui di Markas Polrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Senin (20/3/2017).

Hendro menuturkan, pihaknya pun sampai saat ini masih mencari titik terang atas kasus tersebut. Pihaknya mencari motif sesungguhnya dari kasus itu.

"Kalau motifnya curas (pencurian dengan kekerasan) tidak ada barang yang hilang. Kemungkinan perselisihan karena ketersinggungan. Saat melintas, korban mendahului pelaku," katanya.

Untuk mengungkap kasus tersebut, Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polrestabes Bandung masih mengumpulkan barang bukti dan meminta keterangan dari saksi. Penyidik pun tengah meneliti rekaman CCTV disekitar lokasi kejadian.

"Sudah ada lima orang yang dimintai keterangan," katanya.

Seperti diketahui, Muhammad Fauzi, pemred radio PRFM menjadi korban kejahatan yang terjadi di simpang lima Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Minggu (19/3/2017) dini hari pukul 02.00. Kala itu, Fauzi usai bekerja hendak membeli sate di Jalan Asia Afrika.

Saat melintas, diketahui Fauzi ditabrak lalu dikeroyok oleh sejumlah orang tak dikenal yang juga mengendarai sepeda motor. Akibat peristiwa itu, Fauzi mengalami patah tulang bagian bahu sebelah kanan. (dra)

Editor: dia
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help