TribunJabar/

Kuliner Bandung

Lezatnya . . . Iga Bakar Full Rempah Nusantara

"Kami mencampur banyak rempah Indonesia seperti cengkih, bunga lawang dan lain-lain. Jadi . . . ," kata Kevin Suyana Three Sixty.

Lezatnya . . . Iga Bakar Full Rempah Nusantara
Isa Rian Fadilah
Iga Bakar Rempah Nusantara 

Laporan Isa Rian Fadilah

TRIBUNJABAR.CO.ID - TEKSTUR daging iga terasa begitu empuk. Meski disediakan pisau untuk memotongnya, tapi Anda tak akan membutuhkannya. Pasalnya, dengan sendok pun daging mudah terpotong. Aroma harum rempah di dalamnya yang menyeruak, mendorong Anda untuk segera menikmatinya.

Saat daging iga menyentuh lidah, tak butuh waktu lama untuk bisa merasakan beragam rasanya. Sedikit pedas, manis, gurih, dan rempah begitu terasa hingga ke dalam daging. Cicipi juga sup yang disajikan terpisah. Sup yang berisi sayur wortel dan kentang tak sekadar pelengkap. Sensasi kaldunya tidak datar, membuat iga semakin lezat.

Menu iga tersebut bisa dinikmati di Three Sixty. Di daftar menunya tertulis Indonesian Spiced Ribs dengan tanda di sebelahnya, menunjukkan menu ini rekomendasi restoran tersebut. Sesuai namanya, menu ini mengedepankan sensasi rempah nusantara. Satu porsi terdiri dari 150 gram daging iga sapi lokal beserta tulang, nasi, sambal hijau, emping dan sup.

Saus iga dari beragam rempah disangrai terlebih dahulu selama tiga hingga empat jam. Dengan saus dan rempah yang telah berpadu, iga pun melalui proses presto selama lima hingga enam jam, kemudian dibakar. Menu tersebut memang kerap dipilih pengunjung.

"Kami mencampur banyak rempah Indonesia seperti cengkih, bunga lawang dan lain-lain. Jadi dijamin di Bandung ini belum pernah ada makanan iga dengan rasa seperti ini. Full rempah-rempah," ucap pemilik Three Sixty, Kevin Suyana saat ditemui di resto tersebut Jalan Setiabudi No 170E, Bandung, belum lama ini.

Bersama iga, pizza pun menjadi salah satu menu yang kerap dipesan pengunjung. Salah satu pizza di sini, formagio, dibuat dari campuran krim dan empat macam keju. Menu pizza di sini bisa dinikmati bersama untuk dua hingga empat orang.

"Di sini kami pakainya Italian pizza, dengan smoked beef, sosis, dan daging ayam cincang. Cukup besar diameternya, yakni 27 sentimeter," ujar Kevin yang pernah menjadi chef di Selandia Baru.

Tak ketinggalan, nasi goreng pun juga digandrungi para pelanggan, khususnya kalangan muda. Dengan bumbu khas, nasi goreng disajikan dengan telur, daging ayam, dan bakso.

Bumbu Homemade dan Lunch Promo

BANYAKNYA pilihan menu di sini mulai masakan Nusantara, Asia, hingga Barat menjadi kelebihan tersendiri. Seluruh menu diracik dengan bumbu buatan sendiri alias homemade. Menu-menu di Three Sixty bisa dinikmati dengan harga Rp 12 ribu hingga Rp 53 ribu.

"Saya turun langsung dan selalu mengecek semua makanan di sini. Jadi saya tidak mau sampai ada pelanggan yang kecewa dengan rasa atau pun layanan. Kami selalu latih juru masak di sini dua sampai tiga bulan sekali," kata Kevin.

Setiap bulan Anda bisa menikmati lunch promo di sini. Untuk Maret, menu promonya adalah spicy dory, nasi goreng cikur, dan nasi ayam sambal matah. Pengunjung akan dihibur dengan akustik dan stand up comedy yang digelar masing-masing dua kali dalam sebulan.
Three Sixty beroperasi setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 24.00. (ee)

Naskah ini juga bisa Anda baca di Tribun Jabar edisi cetak, Minggu (19/3/2017).

Penulis: Isa Rian Fadilah
Editor: ddh
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help