Serangan Hama Patek Meluas, Petani Garut Gagal Panen karena Cabai Membusuk

"Cabainya jadi membusuk dan kering. Meski sudah berbagai cara dan upaya dilakukan, tapi hama patek tetap tak bisa dicegah," ujar Muslim, Jumat (17/3/2

Serangan Hama Patek Meluas, Petani Garut Gagal Panen karena Cabai Membusuk
TRIBUN JABAR/FIRMAN WIJAKSONO
Muslim, petani di┬áKampung Jati Kuda, Desa Jati, Kecamatan Tarogong Kaler menunjukan cabai yang membusuk akibat serangan hama patek, Jumat (17/3/2016). 

GARUT, TRIBUNJABAR.CO.ID - Hama patek atau antraknosa menyerang tanaman cabai di Kampung Jati Kuda, Desa Jati, Kecamatan Tarogong Kaler. Serangan hama membuat tanaman cabai jadi membusuk.

Muslim (43), salah seorang petani cabai mengaku serangan hama terjadi sejak tiga bulan lalu. Akibatnya 10 hektare lahan cabai yang digarapnya terancam gagal panen.

"Cabainya jadi membusuk dan kering. Meski sudah berbagai cara dan upaya dilakukan, tapi hama patek tetap tak bisa dicegah," ujar Muslim, Jumat (17/3/2017).

Menurut Muslim, serangan hama patek awalnya hanya terjadi di beberapa tanaman saja. Ia bersama petani lainnya langsung memberikan obat ke tanaman cabai yang belum terserang.

"Tapi yang terserang makin meluas walau sudah kami beri obat. Semakin parah saja cabai yang busuknya," ucapnya.

Berbagai obat-obatan pembasmi hama, tutur Muslim, telah digunakan untuk memberantas hama patek. Namun hal ini juga sama sekali tak membuahkan hasil. Serangan hama patek ini, tutur Muslim, langsung menyerang pada bagian buah. (wij)

Penulis: wij
Editor: dia
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help