TribunJabar/

Terminal Peti Kemas Cibungur Kembali Difungsikan, Sekali Kirim 840 Ton

"Dalam sekali perjalanan diangkut sebanyak 840 ton atau setara 40 TeUS menggunakan 20 gerbong datar (GD)," kata Direktur Utama PT Kereta

Terminal Peti Kemas Cibungur Kembali Difungsikan, Sekali Kirim 840 Ton
TRIBUN JABAR/MEGA NUGRAHA
Terminal Peti Kemas (TPK) Cibungur di Kecamatan Bungursari Kabupaten Purwakarta kembali difungsikan untuk pengiriman kontainer barang setiap hari Kamis dan Senin setiap pukul 11.30. 

PURWAKARTA,TRIBUNJABAR.CO.ID - Terminal Peti Kemas (TPK) Cibungur di Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta, kembali difungsikan untuk pengiriman kontainer barang setiap hari Kamis dan Senin, setiap pukul 11.30.
Rutenya, TPK Cibungur hingga TPK Indro di Gresik Jawa Timur (Jatim) sepanjang 649.573 kilometer. Tiba di TPK Indro pada 01.35.

Adapun jadwal kereta logistik dari TPK Indro ke Cibungur setiap hari Selasa pukul 17.55 dan Jumat pukul 07.30. Dari Cibungur, kereta api logistik akan mengangkut pupuk dari PT Pupuk Kujang Cikampek sedangkan dari Gresik akan membawa semen dari PT Semen Indonesia.

"Dalam sekali perjalanan diangkut sebanyak 840 ton atau setara 40 TeUS menggunakan 20 gerbong datar (GD)," kata Direktur Utama PT Kereta Api Logistik, di TPK Cibungur, Kamis (15/3).

Angkutan kereta logistik itu melibatkan join operation antara PT Richmount Agro Chem dan PT Kereta Api Logistik. Sugeng menambahkan, 20 tahun lalu TP Cibungur sudah digunakan untuk TPK dengan pengiriman 50 kontainer.

"Saya ingin kembalikan lagi seperti itu. Minimal bisa 50 kontainer lagi. Di tempat lain kami akan kembangkan lagi seperti di Solo hingga Banyuwangi," katanya. Pemungsian TPK Cibungur sebagai bagian dari sinergi BUMN, antara PT KAI, PT Pupuk Kujang dan PT Semen Indonesia.

Dirut PT Richmount Agro Chem Ali Safek menambahkan kereta api kontainer ini bernama Richmount Northern Express (RNE) 2 dengan rute Gresik-Cibungur.

"Di RNE 1 jalurnya Gresik-Jakarta Kota. Untuk RNE 2 rutenya nanti melewati TPK Gedebage di Kota Bandung," ujar Ali.

Kereta angkutan logistik dengan jalur tersebut memakan waktu sekitar 14 jam. Meski begitu, itu menghemat waktu cukup banyak. "Belum lagi terhindar dari kemacetan dan aman," katanya. (men)

Penulis: men
Editor: dia
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help