Derita TKW Cianjur

Selain Disiksa Sekujur Tubuh, Asma Pulang Tanpa Membawa Uang Sepeser Pun

Asma punya uang 400 ribu. Tetapi kata yang mengantarkan, uang dalam bentuk sekitar 100 riyal lebih habis untuk ongkos

Selain Disiksa Sekujur Tubuh, Asma Pulang Tanpa Membawa Uang Sepeser Pun
TRIBUN JABAR / DIAN NUGRAHA RAMDANI
Asma Jayanati Kusumah (kiri) dipegang kedua tangannya oleh sang ibu, Popon Rosifah (50) di kediamannya di Desa Tanggeung Kecamatan Tanggeung Kabupaten Cianjur, Rabu (15/3/2017). ? 

CIANJUR, TRIBUNJABAR.CO.ID - Asma Jayanati Kusumah (30), TKW asal Kampung Wangunsari RT02/03 Desa Tanggeung Kecamatan Tanggeung Kabupaten Cianjur yang pulang dengan penuh luka, tak membawa uang sepeserpun.

Ibu satu anak itu kembali ke rumah ibunya, Popon Rosifah (50) hanya membawa sepasang baju di dalam tasnya dan sebungkus roti. Padahal, selama delapan tahun terhitung sejak 2009, Asma bekerja sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Arab Saudi.

Popon sang Ibu berkisah, anak keduanya diantarkan empat orang lelaki yang mengaku dari Bandara menggunakan sebuah mobil pada tanggal 17 Februari 2017.

"Asma punya uang 400 ribu. Tetapi kata yang mengantarkan, uang dalam bentuk sekitar 100 riyal lebih habis untuk ongkos dari Bandara ke Tanggeung," ujar Popon di kediamannya, di Wangunsari, Rabu (15/3/2017).

Dengan begitu, uang Asma habis. Bahkan, yang mengantarkan meminta uang lagi ke Popon sebagai ganti bahwa di perjalanan Asma jajan dan makan. "Saya ucapkan terimakasih telah mengantarkan anak saya yang sudah 8 tahun tidak ada kabar. Tapi seseorang menarik tangan saya, tunggu katanya. Dia minta uang Rp 1,5 juta, tapi enggak saya kasih," ujarnya.

Popon mengatakan, selama tidak ada kabar, Asma juga tidak mengirimkan uang ke keluarga. Kini, gaji Asma selama 8 tahun bekerja sama sekali belum diterima. "Kami minta hak-hak Asma diberikan," ujarnya.

Asma sendiri tampak mendapat tekanan yang berat. Kondisi psikisnya labil, terlihat dari gesture tubuhnya. Dia sering tiba-tiba tertawa saat berbicara, atau menjawab dengan ngawur saat ditanya.

Di kepala Asma, ada luka seperti bekas sayatan pisau. Luka itu membekas dan membuat rambutnya pitak. Turun ke dua bahunya, kulit Asma melepuh bekas panas setrika. Luka setrika bukan hanya ditemukan di bahu, tapi juga di bagian welikat, paha, hingga di sekitar kemaluan Asma. Sedangkan kulit kedua tangannya melepuh akibat disiram air panas. (ram)

Editor: dia
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help