TribunJabar/

Derita TKW Cianjur

Popon Menangis, Anaknya 8 Tahun Tak Pulang, Begitu Pulang Tubuhnya Penuh Bekas Luka

Asma terlihat dalam keadaan normal ketika itu. Namun, sepulangnya dari Arab, dia hanya membawa sebungkus roti dan sepasang baju ganti di dalam tasnya.

Popon Menangis, Anaknya 8 Tahun Tak Pulang, Begitu Pulang Tubuhnya Penuh Bekas Luka
TRIBUN JABAR / DIAN NUGRAHA RAMDANI
Asma Jayanati Kusumah (kiri) dipegang kedua tangannya oleh sang ibu, Popon Rosifah (50) di kediamannya di Desa Tanggeung Kecamatan Tanggeung Kabupaten Cianjur, Rabu (15/3/2017). ‎ 

MATA Popon Rosifah (50) berkaca-kaca saat menceritakan kedatangan anak keduanya, Asma Jayanati Kusumah (30) yang sudah delapan tahun tak pulang.

Asma, janda satu anak itu bekerja di Arab Saudi sejak tahun 2009. Namun, sejak itu pula dia tidak ada kontak dengan keluarga di Kampung Wangunsari RT02/03 Desa Tanggeung Kecamatan Tanggeung Kabupaten Cianjur.

"Berangkatnya ya legal, dengan dokumen remsi melalui PT. Asami di Cilangkap. Tapi entah kenapa, kabar terakhir yang datang ke keluarga ya waktu mau berangkat saja, sesudah itu tidak ada kabar apapun,"' ujar Popon di kediamannya, Rabu (15/3/2017).

Popon kaget, malam hari tanggal 17 Februari 2017, empat orang lelaki menggunakan sebuah mobil hitam datang ke rumahnya yang berjarak 4 jam perjalanan dari pusat Kota Cianjur.

Lelaki itu membawa Popon ke mobil dan menyerahkan anaknya yang telah lama dinanti-nanti itu. \'Saya tanya, ini Dede (Asma), dia menjawab iya. Dia juga mengenal bahwa saya ibunya, Mak Popon,\' ujarnya.

Asma terlihat dalam keadaan normal ketika itu. Namun, sepulangnya dari Arab, dia hanya membawa sebungkus roti dan sepasang baju ganti di dalam tasnya. Tak ada dokumen apapun kecuali surat perjalanan laksana paspor (SPLP) dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Riyadh.

Pagi hari, Popon terhenyak melihat tubuh anaknya penuh bekas luka. Mulai dari kepala hinga bagian kemaulannya. Luka-luka itu diketahuinya saat Asma membuka baju untuk pergi mandi.

Di kepala Asma, ada luka seperti bekas sayatan pisau. Luka itu membekas dan membuat rambutnya pitak. Turun ke dua bahunya, kulit Asma melepuh bekas panas setrika.

Luka setrika bukan hanya ditemukan di bahu, tapi juga di bagian welikat, paha, hingga di sekitar kemaluan Asma. Sedangkan kulit kedua tangannya melepuh akibat disiram air panas. (ram)‎

Penulis: ram
Editor: dia
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help